
RajaKomen.com — Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ir. H. Syahrul Aidi Maazat, Lc., MA., mengingatkan pemerintah agar pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada proyek-proyek megastruktur, tetapi harus menyentuh kebutuhan riil masyarakat bawah, terutama di sektor pertanian dan pedesaan. Hal ini disampaikannya saat reses di Kabupaten Kampar, Riau, Minggu (27/7/2025).
“Kita tidak kekurangan gedung dan jalan tol, tapi banyak petani yang tak punya irigasi atau akses jalan ke kebun. Itu ironis,” ujar Syahrul Aidi.
Ia menyebut bahwa masih banyak desa yang belum menikmati akses jalan yang layak, jembatan yang kokoh, serta saluran irigasi yang baik. Kondisi ini, menurutnya, menyebabkan biaya produksi petani dan nelayan semakin tinggi serta menurunkan daya saing hasil pertanian lokal.
Syahrul Aidi mendesak Kementerian PUPR agar lebih mendengarkan aspirasi rakyat melalui musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) dari bawah, bukan hanya melalui proyek-proyek terpusat. Ia juga menekankan perlunya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan proyek agar tidak sekadar formalitas pembangunan.
“PKS konsisten mengawal anggaran infrastruktur agar adil dan tepat guna. Bukan proyek mercusuar, tapi proyek rakyat,” tegasnya.
Ia menambahkan, pemerataan infrastruktur adalah fondasi keadilan sosial dan pemerataan ekonomi yang sesungguhnya.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi