
RajaKomen.com — Partai Persatuan Indonesia (Perindo) menyerukan pentingnya pendidikan vokasional dan pelatihan kejuruan sebagai solusi strategis dalam menekan angka pengangguran muda yang masih tinggi di Indonesia. Dalam keterangan resminya, Perindo menilai bahwa pendidikan formal saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan keterampilan kerja yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
“Setiap tahun ribuan lulusan sekolah dan kampus menganggur karena tidak siap bersaing di dunia kerja. Perindo ingin mengubah itu dengan mendorong pendidikan vokasi berbasis kebutuhan pasar,” ujar perwakilan DPP Perindo dalam seminar ketenagakerjaan di Semarang.
Perindo mendorong pemerintah untuk memperluas pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) modern di tiap kabupaten/kota, termasuk peningkatan kerja sama antara sekolah kejuruan dan industri. Menurut Perindo, lulusan vokasi yang terhubung langsung dengan dunia kerja akan memiliki peluang lebih besar untuk mandiri secara ekonomi.
Selain itu, Perindo juga meminta agar anggaran pendidikan nasional dialokasikan lebih proporsional untuk sektor kejuruan, serta adanya insentif bagi perusahaan yang membuka program magang atau pelatihan kerja bagi anak muda.
“Kita harus keluar dari pola pikir lama bahwa kerja itu hanya bisa diraih lewat gelar akademik. Skill, kreativitas, dan kesiapan lapangan adalah kunci,” tambahnya.
Perindo juga akan mendorong regulasi agar kurikulum vokasi tidak hanya fokus pada hard skill, tetapi juga soft skill seperti komunikasi, kerja tim, dan kepemimpinan.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi