
RajaKomen.com — Bangsa yang kuat berakar dari keluarga yang tangguh. Itulah pandangan Nurul Arifin, anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, yang konsisten menyuarakan pentingnya ketahanan keluarga sebagai bagian dari strategi pembangunan jangka panjang Indonesia.
Menurutnya, saat ini banyak tantangan yang dihadapi keluarga Indonesia, mulai dari krisis nilai, pergeseran budaya, hingga tekanan ekonomi, yang jika tidak ditangani secara serius, bisa berdampak pada masa depan generasi muda.
👨👩👧👦 Isu Ketahanan Keluarga yang Disoroti Golkar:
Kurangnya komunikasi sehat dalam keluarga modern
Ketidakseimbangan peran orang tua dalam mendidik anak
Kecanduan gadget dan minimnya interaksi emosional
Lemahnya pendidikan karakter dan spiritualitas
Tekanan ekonomi yang mengganggu fungsi keluarga
💬 “Keluarga adalah sekolah pertama dan utama bagi anak. Kalau keluarganya rapuh, jangan berharap anak bisa tumbuh jadi pribadi tangguh,” tegas Nurul.
🏠 Golkar Dukung Program Edukasi Keluarga Berbasis Komunitas
Nurul mendorong agar pemerintah menggandeng lembaga masyarakat, tokoh agama, dan komunitas lokal untuk mengadakan pelatihan dan edukasi tentang parenting, komunikasi keluarga, dan pengasuhan berbasis nilai.
📱 Tantangan Digital Perlu Pendampingan Orang Tua
Ia juga mengingatkan bahwa penetrasi teknologi di rumah tidak selalu positif tanpa kontrol dan edukasi dari orang tua. Orang tua harus melek digital agar bisa mengarahkan anak secara bijak.
💡 Skema Bantuan Sosial Harus Perkuat Fungsi Ekonomi Keluarga
Nurul menyarankan agar bansos dan program perlindungan sosial dirancang agar tidak hanya mengentaskan kemiskinan, tetapi juga memperkuat ketahanan mental dan ekonomi keluarga.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi