
RajaKomen.com — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Netty Prasetiyani, menegaskan pentingnya negara hadir lebih kuat dalam melindungi anak-anak dari dampak negatif dunia digital. Dalam forum nasional perlindungan anak di Bandung, Selasa (1/7/2025), Netty mengungkapkan keprihatinan atas maraknya kasus eksploitasi, konten kekerasan, dan paparan pornografi yang menyasar anak-anak melalui internet dan media sosial.
“Anak-anak kita tumbuh dalam era digital, tapi tanpa pendampingan dan regulasi yang memadai, mereka justru bisa menjadi korban kejahatan maya yang tak terlihat,” ujar Netty.
Sebagai Anggota Komisi IX DPR RI yang fokus pada isu kesehatan dan perlindungan sosial, Netty menekankan bahwa literasi digital di tingkat sekolah dan keluarga harus ditingkatkan. Ia mendorong keterlibatan Kementerian Kominfo, KPAI, dan lembaga pendidikan dalam menyusun kurikulum literasi media serta membentuk sistem pengawasan konten berbasis AI yang responsif terhadap laporan masyarakat.
Menurut Netty, banyak orang tua dan guru belum memahami bahaya tersembunyi di balik aplikasi populer, sehingga anak-anak dibiarkan mengakses dunia digital tanpa pengawasan. Ia juga meminta penyedia platform digital untuk bertanggung jawab menghadirkan fitur perlindungan anak yang lebih kuat dan mudah diakses.
“PKS ingin ekosistem digital kita ramah anak, mendidik, dan aman. Ini bukan soal teknologi saja, tapi soal masa depan generasi,” tegasnya.
Netty menutup pernyataannya dengan ajakan kepada seluruh masyarakat agar tidak menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab ini pada pemerintah, tetapi aktif menjadi pelindung digital bagi anak-anak di lingkungan masing-masing.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi