Muhammad Afif (PKS) Perkuat Peran Pendidikan Karakter dan Akhlak dalam Kurikulum Sekolah Jawa Barat

Blog » Muhammad Afif (PKS) Perkuat Peran Pendidikan Karakter dan Akhlak dalam Kurikulum Sekolah Jawa Barat
Muhammad Afif (PKS) Perkuat Peran Pendidikan Karakter dan Akhlak dalam Kurikulum Sekolah Jawa Barat

RajaKomen.com — Di tengah arus informasi yang tak terbendung dan pengaruh globalisasi yang semakin kuat, Muhammad Afif, anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKS, menaruh perhatian serius pada pentingnya pendidikan karakter dan pembentukan akhlak mulia bagi generasi muda. Menurutnya, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi harus berjalan beriringan dengan pembinaan moral, etika, dan tanggung jawab sosial.

Afif menegaskan bahwa tantangan utama pendidikan saat ini bukan hanya pada aspek akademik, melainkan juga pada pembentukan mental dan spiritual siswa. Ia menilai banyak persoalan sosial di kalangan pelajar, seperti perundungan (bullying), penyalahgunaan teknologi, hingga krisis identitas, terjadi karena lemahnya fondasi karakter dalam sistem pendidikan.

Dalam berbagai rapat komisi dan diskusi kebijakan pendidikan, Afif aktif mendorong agar sekolah-sekolah di Jawa Barat kembali menempatkan nilai-nilai moral, adab, dan akhlak sebagai bagian inti dari proses pembelajaran. Ia juga mengusulkan agar kegiatan ekstrakurikuler berbasis keagamaan dan sosial diperkuat agar siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tumbuh sebagai pribadi yang bertanggung jawab dan peduli terhadap lingkungannya.

Afif juga mendukung peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan penguatan pendidikan karakter dan pengelolaan psikologi siswa. Ia menilai guru bukan hanya pengajar, tetapi juga teladan. Maka dari itu, kesejahteraan guru, terutama guru honorer, juga menjadi bagian penting dari perjuangannya di parlemen.

Selain itu, Afif mengusulkan sinergi antara sekolah, orang tua, dan tokoh masyarakat dalam proses pendidikan. Ia menekankan bahwa karakter anak tidak hanya dibentuk di dalam kelas, tetapi juga dipengaruhi oleh lingkungan rumah dan sosialnya. Karena itu, ia aktif menginisiasi program forum silaturahmi wali murid dan komunitas pembina akhlak di beberapa daerah sebagai wadah komunikasi yang efektif.

Muhammad Afif percaya bahwa Jawa Barat yang maju harus dibangun di atas fondasi generasi yang tidak hanya cerdas, tapi juga berakhlak. Ia meyakini bahwa pendidikan karakter bukanlah pilihan tambahan, melainkan keharusan utama dalam menghadapi era yang penuh tantangan nilai.

Baca Juga

Rajakomen.com

Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia

Sosial Media

Pembayaran

Pembayaran

Jaringan Kami

Rajamonitoring
Copyright © RajaKomen.com 2026 All Rights Reserved.
Advertiser order Instagram Komen 20
59 menit yang lalu.
Advertiser order Youtube Komen 100
57 menit yang lalu.
Advertiser order Play Store Review 100
8 menit yang lalu.
Advertiser order Youtube Komen 50
47 menit yang lalu.
Advertiser order Instagram Komen 50
6 menit yang lalu.
Advertiser order Instagram Komen 100
44 menit yang lalu.
Advertiser order Youtube Komen 50
6 menit yang lalu.
Advertiser order 1000 subscribers YT
58 menit yang lalu.
Advertiser order Play Store Review 500
24 menit yang lalu.
Advertiser order 1000 subscribers YT
19 menit yang lalu.
Advertiser order IG Live Komen 100
43 menit yang lalu.
Advertiser order Beli 100 View
52 menit yang lalu.
Advertiser order 50 kampanye posting
46 menit yang lalu.
Advertiser order Beli 50 View Youtube
54 menit yang lalu.
Advertiser order 50 Beli Komen Gmaps
16 menit yang lalu.
Advertiser order 100 Beli Komen Gmaps
18 menit yang lalu.
Advertiser order 100 kampanye posting
3 menit yang lalu.
Advertiser order Beli 100 View Youtube
28 menit yang lalu.
Advertiser order 50 Twitter Komen
25 menit yang lalu.
Advertiser order 50 Komen Youtube
31 menit yang lalu.
Advertiser order 200 Komen Detik
15 menit yang lalu.
Advertiser order Share TikTok 100
59 menit yang lalu.
Advertiser order Share Twitter 100
41 menit yang lalu.
Advertiser order Kampanye Posting di TikTok 200
11 menit yang lalu.
Advertiser order Kampanye Posting di Twitter 100
14 menit yang lalu.