
RajaKomen.com — Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera, menyerukan pentingnya literasi digital yang mencakup etika bermedia sosial dan keamanan siber untuk generasi muda. Dalam diskusi publik bertema “Digital Cerdas, Etika Terjaga” di Depok, Senin (23/6/2025), Mardani menekankan bahwa arus digitalisasi yang cepat harus diimbangi dengan pemahaman mendalam tentang dampaknya terhadap masyarakat dan negara.
“Bukan soal bisa memakai teknologi, tapi soal bagaimana kita menggunakannya dengan bijak, beretika, dan tidak merugikan orang lain. Dunia maya harus tetap punya batas moral,” ujarnya.
Mardani menyampaikan bahwa maraknya hoaks, ujaran kebencian, hingga penipuan online merupakan alarm bahwa literasi digital belum dibarengi dengan tanggung jawab sosial. Ia juga menekankan pentingnya penguatan keamanan siber nasional agar data pribadi warga tidak menjadi korban eksploitasi pihak tak bertanggung jawab.
Sebagai tokoh yang aktif dalam isu tata kelola pemerintahan dan partisipasi publik digital, Mardani mengusulkan agar pendidikan etika digital masuk ke dalam kurikulum sejak dini, terutama di jenjang SMP dan SMA. Ia percaya bahwa jika masyarakat diajak melek digital secara utuh, maka ruang digital Indonesia akan lebih sehat dan produktif.
“PKS percaya bahwa generasi muda bukan hanya pengguna teknologi, tapi juga penentu masa depan etika digital bangsa. Kita harus bantu mereka jadi warga digital yang cerdas dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Mardani juga menyarankan kolaborasi antara pemerintah, komunitas digital, dan dunia pendidikan untuk memperkuat gerakan literasi dan perlindungan siber secara menyeluruh.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi