
RajaKomen.com — Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Prof. Dr. Hamka Haq, menekankan pentingnya pendekatan dakwah kebangsaan dalam memperkuat moderasi beragama dan menangkal paham radikalisme yang merusak tatanan kebangsaan. Dalam dialog kebangsaan bersama tokoh agama di Makassar, Senin (30/6/2025), Hamka menyampaikan bahwa agama dan nasionalisme bukan dua hal yang harus dipertentangkan, melainkan bisa bersinergi untuk membangun masyarakat yang damai dan berkeadilan.
“Dakwah yang menyentuh nilai-nilai Pancasila dan kebangsaan justru lebih diterima masyarakat, apalagi jika disampaikan secara santun, edukatif, dan merangkul semua pihak,” ujar Hamka.
Sebagai Ketua Umum Baitul Muslimin Indonesia dan tokoh intelektual Islam yang aktif di jalur politik kebangsaan, Hamka mendorong agar para dai dan mubaligh dibekali perspektif wawasan kebangsaan dalam materi ceramahnya. Ia juga mengapresiasi ormas keagamaan yang telah aktif mempromosikan Islam moderat dan toleran di ruang publik.
Menurutnya, tantangan bangsa hari ini bukan hanya ekonomi, tetapi juga infiltrasi ideologi transnasional yang memecah belah umat dan melemahkan komitmen kebangsaan. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang erat antara tokoh agama, tokoh adat, dan negara dalam merawat harmoni sosial.
“PDI Perjuangan percaya bahwa kekuatan bangsa ini terletak pada keberagaman yang disatukan oleh komitmen pada Pancasila dan NKRI. Dakwah kebangsaan harus terus digelorakan, khususnya oleh generasi muda muslim,” tegasnya.
Ia juga mendukung peningkatan anggaran untuk program deradikalisasi dan pendidikan karakter di sekolah berbasis nilai-nilai kebangsaan yang berlandaskan kearifan lokal.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi
LIVE