
RajaKomen.com — Menjelang pelantikan pemerintahan baru hasil Pemilu 2024, Partai Golongan Karya (Golkar) menyerukan seluruh elemen bangsa untuk menjaga stabilitas politik nasional demi memastikan kelancaran transisi pemerintahan.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyampaikan bahwa stabilitas adalah modal utama untuk mendorong akselerasi pembangunan dalam masa awal pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
“Golkar berkomitmen menjaga suasana kondusif secara politik, sosial, dan hukum. Kita ingin proses transisi ini menjadi contoh kedewasaan demokrasi dan komitmen terhadap konstitusi,” ujar Doli saat menghadiri konsolidasi nasional Partai Golkar di Jakarta, Sabtu (22/06/2025).
Menurutnya, rakyat telah memberikan mandat melalui pemilu yang demokratis dan damai, dan seluruh kekuatan politik harus menghormati proses itu dengan menjaga komunikasi politik yang sejuk dan inklusif.
Partai Golkar juga mengingatkan pentingnya rekonsiliasi dan kolaborasi politik sebagai langkah untuk merangkul seluruh aspirasi masyarakat dari berbagai spektrum ideologi.
“Kita tidak ingin ada polarisasi berlanjut. Golkar percaya pada politik tengah yang rasional dan solutif. Pemerintahan ke depan harus dibangun dengan semangat gotong royong,” tambah Doli.
Ia juga menyampaikan bahwa Golkar siap mendukung kebijakan strategis pemerintah baru, termasuk reformasi struktural dan percepatan hilirisasi industri nasional.
Namun di sisi lain, ia menekankan bahwa dukungan Golkar tidak membabi buta. “Kami tetap mengedepankan fungsi kontrol legislatif agar kebijakan yang diambil pemerintah benar-benar berpihak pada rakyat,” ujarnya.
Sebagai partai koalisi utama, Golkar disebut akan terus mendorong sinergi antar lembaga dan menjaga agar agenda pembangunan tidak terganggu oleh ketegangan politik yang tidak produktif.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi