
RajaKomen.com — Partai Golongan Karya (Golkar) mendorong pemerintah untuk lebih mengoptimalkan pemanfaatan Dana Desa agar betul-betul berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Hal ini disampaikan oleh Adies Kadir, Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, dalam forum dialog nasional bertema “Arah Kebijakan Dana Desa 2025”, yang digelar di Jakarta, Jumat (21/06/2025).
Menurut Adies, Dana Desa yang setiap tahun mencapai ratusan triliun rupiah harus dikelola dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, transparansi, dan pemberdayaan masyarakat.
“Dana Desa harus menjadi pendorong produktivitas masyarakat desa, bukan hanya habis untuk kegiatan seremonial atau proyek jangka pendek. Kita ingin desa mampu membuka lapangan kerja sendiri dan mandiri secara ekonomi,” tegas Adies.
Partai Golkar menilai bahwa masih banyak desa yang belum optimal dalam perencanaan dan penggunaan dana, terutama dalam menciptakan inovasi sektor pertanian, peternakan, UMKM, dan ekonomi kreatif berbasis desa.
Untuk itu, Golkar mendorong peningkatan kapasitas aparatur desa dan memperkuat pendampingan langsung dari kementerian terkait, agar setiap anggaran bisa dipertanggungjawabkan dan tepat guna.
“Kita ingin Dana Desa menyentuh kebutuhan riil masyarakat: irigasi, jalan tani, BUMDes yang aktif, pelatihan kerja untuk pemuda desa, sampai program pengurangan stunting,” papar politisi senior Partai Golkar itu.
Golkar juga menyuarakan pentingnya keterlibatan masyarakat secara langsung dalam pengawasan dan pelaporan penggunaan Dana Desa.
“Partisipasi warga adalah kunci transparansi. Pemerintah desa jangan alergi pada kritik atau keterlibatan publik,” imbuh Adies.
Menutup pernyataannya, Adies menegaskan bahwa Golkar akan terus menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi