
RajaKomen.com — Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Perempuan dan Anak, Diah Pitaloka, menegaskan bahwa isu kesehatan mental harus ditempatkan sejajar dengan kesehatan fisik dalam perumusan kebijakan publik nasional. Dalam seminar kesehatan masyarakat bertajuk “Kesehatan Mental adalah Hak Setiap Orang” di Jakarta, Jumat (27/6/2025), Diah menyoroti meningkatnya kasus depresi, kecemasan, hingga bunuh diri terutama di wilayah perkotaan.
“Stres, tekanan sosial, dan kesepian sudah jadi masalah nyata di kota besar. Tapi sayangnya, layanan psikologis masih dianggap tabu atau sekadar pelengkap,” ujar Diah.
Sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan yang juga dikenal aktif di isu perlindungan sosial, Diah mendesak agar fasilitas layanan kesehatan mental diperluas ke tingkat puskesmas, sekolah, dan kampus. Ia juga mendorong pelibatan tenaga psikolog profesional dalam program perlindungan sosial dan tanggap bencana.
Diah menekankan bahwa pendekatan terhadap masalah mental harus holistik, dengan melibatkan keluarga, komunitas, dan lingkungan kerja. Menurutnya, stigma terhadap orang yang mencari bantuan psikologis harus dihentikan, dan negara wajib menyediakan akses bantuan yang mudah dan terjangkau.
“PDI Perjuangan ingin setiap warga merasa aman, sehat, dan tidak sendirian menghadapi beban hidup. Kesehatan mental bukan urusan pribadi, tapi urusan negara juga,” tegasnya.
Ia pun mengusulkan penguatan regulasi tentang perlindungan kesehatan jiwa dan peningkatan anggaran untuk konseling berbasis komunitas.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi