Abdul Hadi Dukung Intensif Transportasi Nasional: Harus Efektif, Transparan, dan Tepat Sasaran

Blog » Abdul Hadi Dukung Intensif Transportasi Nasional: Harus Efektif, Transparan, dan Tepat Sasaran
Abdul Hadi Dukung Intensif Transportasi Nasional: Harus Efektif, Transparan, dan Tepat Sasaran

RajaKomen.com — Pemerintah melalui kebijakan Presiden Prabowo Subianto mengalokasikan anggaran hampir Rp1 triliun untuk program intensif transportasi nasional selama dua bulan ke depan. Program ini mendapat apresiasi dari Abdul Hadi, Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKS, yang menilai kebijakan ini sebagai langkah konkret dalam mempercepat mobilitas masyarakat dan mendorong pemulihan ekonomi.

💬 “Kebijakan ini sangat penting untuk mendorong mobilitas, meningkatkan konsumsi masyarakat, serta mendukung wilayah pariwisata seperti NTB. Namun pelaksanaannya harus diawasi ketat dan tepat sasaran,” ujar Abdul Hadi.

📊 Rincian Program Intensif Transportasi:

  • Diskon 30% tiket kereta api untuk 2,8 juta penumpang (Rp0,3 triliun)

  • Diskon 6% PPN tiket pesawat ekonomi untuk 6 juta penumpang (Rp0,43 triliun)

  • Diskon 50% tiket angkutan laut untuk 500 ribu penumpang (Rp0,21 triliun)

  • Diskon tarif tol 20% untuk 110 juta kendaraan

🏝️ Transportasi Vital bagi Daerah Kepulauan seperti NTB
Menurut politisi asal Pulau Lombok ini, moda angkutan laut merupakan urat nadi konektivitas masyarakat kepulauan, sehingga diskon 50% tiket laut harus dijalankan dengan pelayanan maksimal dan minim penyimpangan.

🗣️ “Semua program ini harus disosialisasikan secara luas, agar masyarakat benar-benar mengetahui dan bisa memanfaatkannya. Jangan sampai anggaran besar ini tidak terserap maksimal karena kurang informasi,” tegas Abdul Hadi.

🚨 Fokus PKS: Transparansi dan Standar Pelayanan
Sebagai anggota Panja Pengawasan SPM Jalan Tol, Abdul Hadi juga mengingatkan agar diskon tarif tol tidak mengorbankan kualitas layanan. Standar pelayanan minimum (SPM) harus tetap dijaga dan ditingkatkan demi kenyamanan pengguna jalan.

📌 Komitmen DPR untuk Evaluasi Program Transportasi:

  • Mengawal realisasi anggaran secara transparan

  • Memastikan tidak terjadi penyimpangan di lapangan

  • Mendorong dampak ekonomi langsung ke masyarakat kecil

  • Menggunakan data evaluasi untuk perbaikan kebijakan ke depan

💬 “Komisi V DPR RI akan mengevaluasi program ini secara serius dalam masa sidang mendatang. Kami ingin pastikan bahwa setiap rupiah benar-benar berdampak bagi rakyat,” tutup Abdul Hadi.

Baca Juga

Rajakomen.com

Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia

Sosial Media

Pembayaran

Pembayaran

Jaringan Kami

Rajamonitoring
Copyright © RajaKomen.com 2026 All Rights Reserved.
Advertiser order Instagram Komen 20
35 menit yang lalu.
Advertiser order Youtube Komen 100
18 menit yang lalu.
Advertiser order Play Store Review 100
10 menit yang lalu.
Advertiser order Youtube Komen 50
20 menit yang lalu.
Advertiser order Instagram Komen 50
57 menit yang lalu.
Advertiser order Instagram Komen 100
19 menit yang lalu.
Advertiser order Youtube Komen 50
17 menit yang lalu.
Advertiser order 1000 subscribers YT
33 menit yang lalu.
Advertiser order Play Store Review 500
14 menit yang lalu.
Advertiser order 1000 subscribers YT
31 menit yang lalu.
Advertiser order IG Live Komen 100
59 menit yang lalu.
Advertiser order Beli 100 View
50 menit yang lalu.
Advertiser order 50 kampanye posting
44 menit yang lalu.
Advertiser order Beli 50 View Youtube
17 menit yang lalu.
Advertiser order 50 Beli Komen Gmaps
57 menit yang lalu.
Advertiser order 100 Beli Komen Gmaps
44 menit yang lalu.
Advertiser order 100 kampanye posting
13 menit yang lalu.
Advertiser order Beli 100 View Youtube
40 menit yang lalu.
Advertiser order 50 Twitter Komen
25 menit yang lalu.
Advertiser order 50 Komen Youtube
8 menit yang lalu.
Advertiser order 200 Komen Detik
3 menit yang lalu.
Advertiser order Share TikTok 100
43 menit yang lalu.
Advertiser order Share Twitter 100
17 menit yang lalu.
Advertiser order Kampanye Posting di TikTok 200
43 menit yang lalu.
Advertiser order Kampanye Posting di Twitter 100
4 menit yang lalu.