Andi Muhammad Yasin Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang Fokus pada Desa Wisata dan Budaya Lokal

Blog » Andi Muhammad Yasin Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang Fokus pada Desa Wisata dan Budaya Lokal
Andi Muhammad Yasin Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang Fokus pada Desa Wisata dan Budaya Lokal

rajakomen.com — Di tengah arus modernisasi dan pembangunan berbasis industri, Andi Muhammad Yasin, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan periode 2024–2029, memilih jalur yang berbeda. Ia fokus memperjuangkan pembangunan berbasis potensi lokal, khususnya dalam pengembangan desa wisata dan pelestarian budaya tradisional Sulawesi.

Sebagai tokoh yang tumbuh di wilayah dataran tinggi Tana Toraja, Andi Muhammad Yasin memiliki kedekatan emosional dengan nilai-nilai budaya dan tradisi masyarakat lokal. Hal ini menjadikannya sebagai salah satu legislator yang gigih memperjuangkan alokasi anggaran untuk revitalisasi situs budaya, festival adat tahunan, dan pemberdayaan komunitas seni tradisional.

Melalui program legislasi yang ia inisiasi, desa-desa di Sulsel yang memiliki potensi wisata alam dan budaya kini mendapatkan perhatian lebih. Salah satu langkah konkret yang berhasil diwujudkannya adalah penciptaan model “Desa Wisata Mandiri Budaya”, yang mengintegrasikan pelatihan SDM lokal, pembentukan koperasi pariwisata, dan pembangunan infrastruktur penunjang seperti jalan, homestay, serta pusat informasi pariwisata.

Andi Muhammad Yasin juga mendorong penggunaan dana desa yang terarah pada sektor wisata dan budaya, dengan tetap memperhatikan prinsip keberlanjutan lingkungan dan nilai-nilai adat setempat. Ia bekerja sama dengan dinas pariwisata dan komunitas lokal untuk menyusun peta budaya daerah, dokumentasi ritual adat, hingga pemasaran digital produk-produk khas desa seperti kain tenun, kerajinan bambu, dan makanan khas Sulawesi Selatan.

Dalam pandangannya, pembangunan ekonomi tidak harus mengorbankan identitas budaya. Justru dengan mengangkat budaya dan keunikan desa, masyarakat bisa mendapatkan penghasilan yang layak sambil tetap menjaga jati diri lokal.

Ia juga aktif menyuarakan pentingnya pendidikan budaya di sekolah-sekolah dasar di Sulawesi Selatan, agar generasi muda tidak tercerabut dari akar tradisinya. Sebagai legislator, Andi dikenal santun, responsif, dan dekat dengan warga, terutama komunitas adat dan tokoh budaya.

Dengan visi besar tentang pembangunan berbasis kearifan lokal, Andi Muhammad Yasin membuktikan bahwa masa depan Sulawesi Selatan bisa dibangun dari desa, dari budaya, dan dari rakyat sendiri.

Baca Juga

Rajakomen.com

Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia

Sosial Media

Pembayaran

Pembayaran

Jaringan Kami

Rajamonitoring
Copyright © RajaKomen.com 2026 All Rights Reserved.
Advertiser order Instagram Komen 20
10 menit yang lalu.
Advertiser order Youtube Komen 100
46 menit yang lalu.
Advertiser order Play Store Review 100
19 menit yang lalu.
Advertiser order Youtube Komen 50
26 menit yang lalu.
Advertiser order Instagram Komen 50
30 menit yang lalu.
Advertiser order Instagram Komen 100
28 menit yang lalu.
Advertiser order Youtube Komen 50
43 menit yang lalu.
Advertiser order 1000 subscribers YT
4 menit yang lalu.
Advertiser order Play Store Review 500
9 menit yang lalu.
Advertiser order 1000 subscribers YT
38 menit yang lalu.
Advertiser order IG Live Komen 100
15 menit yang lalu.
Advertiser order Beli 100 View
32 menit yang lalu.
Advertiser order 50 kampanye posting
6 menit yang lalu.
Advertiser order Beli 50 View Youtube
33 menit yang lalu.
Advertiser order 50 Beli Komen Gmaps
9 menit yang lalu.
Advertiser order 100 Beli Komen Gmaps
49 menit yang lalu.
Advertiser order 100 kampanye posting
44 menit yang lalu.
Advertiser order Beli 100 View Youtube
32 menit yang lalu.
Advertiser order 50 Twitter Komen
54 menit yang lalu.
Advertiser order 50 Komen Youtube
39 menit yang lalu.
Advertiser order 200 Komen Detik
55 menit yang lalu.
Advertiser order Share TikTok 100
47 menit yang lalu.
Advertiser order Share Twitter 100
57 menit yang lalu.
Advertiser order Kampanye Posting di TikTok 200
38 menit yang lalu.
Advertiser order Kampanye Posting di Twitter 100
9 menit yang lalu.