
RajaKomen.com — Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi harus dibangun dari kekuatan masyarakat melalui gerakan pertanian komunitas. Dalam kunjungan kerja ke wilayah Semarang dan sekitarnya, Kamis (26/6/2025), ia mengajak warga untuk memanfaatkan lahan pekarangan dan lahan tidur sebagai sumber produksi pangan sehat dan mandiri.
“Krisis global dan perubahan iklim membuat kita harus kembali ke kekuatan lokal. Pangan kita harus bisa disediakan oleh warga sendiri, dari pekarangan rumah sampai ke komunitas,” ujar Agustina.
Sebagai legislator yang dikenal konsisten memperjuangkan isu-isu perempuan dan keluarga, Agustina juga menekankan bahwa gerakan urban farming dan kebun gizi sangat cocok dikembangkan oleh kelompok ibu-ibu rumah tangga, karang taruna, dan PKK. Ia mendorong agar pemerintah daerah memfasilitasi pelatihan dan bantuan bibit, pupuk, serta akses pasar.
Ia juga menyoroti pentingnya edukasi gizi sejak dini di sekolah-sekolah serta kampanye pangan sehat yang berbasis produk lokal. “Ketahanan pangan bukan hanya soal tersedia atau tidak, tapi soal sehat, aman, dan terjangkau. Dan itu bisa dicapai dari dapur sendiri,” katanya.
PDI Perjuangan, lanjut Agustina, memiliki visi membangun kedaulatan pangan yang tidak bergantung pada impor, tapi bertumpu pada kekuatan rakyat dan komunitas desa serta kota.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi