
RajaKomen.com — Partai Persatuan Indonesia (Perindo) kembali mengingatkan pemerintah pusat untuk tidak melupakan pembangunan wilayah pesisir dan kepulauan dalam perencanaan infrastruktur nasional. Dalam rapat terbuka bersama stakeholder maritim di Makassar, Senin (16/9/2025), Perindo menyampaikan bahwa daerah-daerah tersebut masih tertinggal jauh dari segi akses jalan, pelabuhan, listrik, hingga layanan kesehatan.
“Pemerataan pembangunan tidak akan tercapai jika warga di pulau kecil dan pesisir masih sulit mengakses sekolah, air bersih, atau transportasi,” tegas jubir Perindo.
Sebagai partai yang lahir dengan semangat kesejahteraan rakyat kecil, Perindo mendorong agar kementerian teknis seperti PUPR dan Kementerian Perhubungan memberi porsi anggaran lebih besar pada proyek-proyek di wilayah 3T, khususnya kepulauan di Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.
Partai ini juga menilai pentingnya pembangunan infrastruktur digital seperti sinyal telekomunikasi dan internet, agar warga di daerah perbatasan bisa terkoneksi dan ikut menikmati perkembangan ekonomi digital nasional.
Perindo mengusulkan adanya skema khusus “Infrastruktur Keadilan Pesisir” dalam RAPBN 2026, yang melibatkan pemerintah daerah, BUMN, dan swasta lokal agar pembangunan lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Kalau kita ingin Indonesia benar-benar maju, maka pesisir dan pulau kecil harus jadi perhatian utama, bukan sekadar pelengkap pembangunan nasional,” pungkasnya.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi