
RajaKomen.com | Di balik popularitas dan status legendarisnya, ada beberapa fakta menarik tentang Converse yang jarang diketahui orang. Dari sejarah pendirian hingga detail ikonik, fakta-fakta ini menambah kekaguman kita terhadap brand sepatu yang tak lekang oleh waktu ini.
Awalnya Bikin Sepatu Karet untuk Musim Dingin: Sebelum terkenal dengan All Star, Converse Rubber Shoe Company, yang didirikan pada tahun 1908, awalnya fokus memproduksi sepatu karet untuk dipakai di musim dingin atau sepatu kanvas yang berfungsi sebagai penutup sepatu karet (galoshes).
Chuck Taylor Bukan Pendiri, Tapi Salesman & Pemain Basket: Charles "Chuck" Taylor bukanlah pendiri Converse. Ia adalah pemain basket yang bergabung sebagai salesman pada tahun 1920-an. Berkat input desainnya dan dedikasinya dalam mempromosikan sepatu All Star, namanya diabadikan di patch ikonik sepatu tersebut pada tahun 1932.
Tiga Lubang Samping Sepatu Ada Fungsinya: Lubang kecil di bagian samping Converse All Star, dekat sol, bukan hanya sekadar hiasan. Fungsinya adalah sebagai ventilasi untuk menjaga kaki tetap sejuk dan sebagai lubang tali alternatif untuk lacing yang lebih ketat, terutama saat sepatu masih digunakan untuk basket.
Sempat Jadi Sepatu Wajib Militer AS: Selama Perang Dunia II, Converse beralih produksi untuk mendukung upaya perang. Mereka memproduksi sepatu dan jaket untuk militer Amerika Serikat, termasuk sepatu All Star untuk pelatihan tentara.
Pernah Hampir Bangkrut Sebelum Comeback: Pada tahun 2001, Converse sempat mengajukan kebangkrutan karena persaingan ketat dari brand sepatu olahraga modern. Namun, akuisisi oleh Nike pada tahun 2003 dan kebangkitan tren vintage dan streetwear berhasil menyelamatkan dan mengembalikan kejayaan Converse.
Fakta-fakta ini menunjukkan bagaimana Converse bukan hanya tentang fashion, tetapi juga tentang sejarah, inovasi, dan adaptasi yang luar biasa dalam menghadapi berbagai era.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi