
RajaKomen.com — Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Yanuar Prihatin, mengingatkan pentingnya pengawasan yang lebih kuat terhadap penggunaan dana desa. Dalam agenda pengawasan lapangan di Kabupaten Garut, Jumat (6/9/2025), Yanuar menyebutkan bahwa dana desa adalah salah satu instrumen vital pemerataan pembangunan, namun rawan disalahgunakan jika tidak diawasi secara sistemik dan partisipatif.
“Dana desa itu besar, tapi jika tanpa kontrol, bisa jadi sumber masalah. Transparansi dan akuntabilitas adalah kunci,” tegas Yanuar.
Ia mendorong Badan Permusyawaratan Desa (BPD), lembaga pengawas, serta masyarakat desa agar lebih aktif mengawasi perencanaan dan pelaksanaan program yang dibiayai dana desa. Menurutnya, digitalisasi laporan keuangan desa dan keterbukaan data anggaran harus menjadi standar nasional.
Fraksi PKB, kata Yanuar, terus mendorong evaluasi terhadap efektivitas Permendesa tentang pengelolaan dana desa agar semakin berpihak pada pemberdayaan ekonomi warga, bukan sekadar proyek fisik.
“Bukan hanya soal membangun jalan atau balai desa, tapi bagaimana dana itu meningkatkan kesejahteraan warga secara nyata,” ujarnya.
Ia juga meminta Kementerian Desa memperkuat sistem pelatihan dan sertifikasi aparatur desa, agar pelaksanaan keuangan desa dapat memenuhi prinsip tata kelola yang baik.
Sebagai penutup, Yanuar menegaskan bahwa PKB akan terus menjadi pelopor pengawasan dan pendampingan pembangunan desa agar selaras dengan visi nawacita dari desa membangun Indonesia.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi