
rajakomen.com — William Aditya Sarana kembali dipercaya rakyat Jakarta untuk duduk di kursi DPRD DKI Jakarta periode 2024–2029. Sebagai salah satu legislator muda dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), William telah dikenal sejak periode sebelumnya sebagai figur yang vokal, tajam dalam kritik, dan konsisten menyuarakan transparansi serta efisiensi dalam penggunaan anggaran daerah.
Nama William mulai mencuat sejak ia mengungkap kejanggalan dalam pengadaan lem aibon miliaran rupiah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Jakarta beberapa tahun silam. Keberaniannya dalam membongkar anggaran yang dinilai tidak masuk akal itu menandai babak baru dalam pengawasan publik terhadap kebijakan keuangan pemerintah ibu kota.
Dalam periode barunya di DPRD 2024–2029, William tetap mengedepankan pendekatan berbasis data dan logika dalam setiap pembahasan kebijakan. Ia sering kali membagikan penelusuran data anggaran kepada publik melalui media sosial untuk mengajak masyarakat ikut terlibat aktif dalam mengawasi kinerja pemerintah.
William juga memperjuangkan peningkatan anggaran pendidikan dan layanan kesehatan, terutama di kawasan padat penduduk yang masih kekurangan akses infrastruktur dasar. Selain itu, ia gencar menyuarakan pentingnya digitalisasi layanan publik, mulai dari perizinan usaha, pelayanan sosial, hingga sistem pelaporan warga yang lebih responsif.
Di tengah tantangan politis yang cukup besar, William tetap mempertahankan reputasinya sebagai legislator yang independen dan bersih. Ia tidak ragu berseberangan dengan arus utama jika kebijakan yang diambil dinilai tidak pro-rakyat atau mengandung potensi penyimpangan anggaran.
Gaya komunikasinya yang lugas, terbuka, dan berani membuat William Aditya Sarana menjadi representasi baru generasi muda yang ingin politik bersih, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi