
RajaKomen.com — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Wenny Warouw, menyuarakan pentingnya peningkatan anggaran dan sumber daya untuk memperkuat sistem keamanan siber nasional. Dalam pernyataannya di Jakarta, Minggu (13/7/2025), ia menyebut bahwa gelombang transformasi digital Indonesia tidak akan berkelanjutan jika masyarakat tidak percaya terhadap sistem perlindungan data negara.
“Setiap hari kita isi data pribadi ke banyak platform digital. Kalau pemerintah tak punya sistem pertahanan kuat, rakyat jadi korban kebocoran dan penyalahgunaan,” tegas Wenny.
Ia menyoroti lemahnya sistem perlindungan digital yang ditunjukkan oleh kasus-kasus peretasan instansi dan kebocoran data massal yang makin sering terjadi. Menurutnya, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) perlu didukung penuh secara anggaran dan kewenangan untuk membangun sistem respons cepat dan pencegahan canggih.
Sebagai legislator muda dari PSI, Wenny mendorong RUU Perlindungan Data Pribadi yang telah disahkan bisa diimplementasikan secara ketat dan merata di semua sektor, baik swasta maupun publik. Ia juga menyarankan edukasi literasi digital wajib diterapkan sejak sekolah menengah agar generasi muda lebih paham risiko digital.
“PSI berdiri untuk memperjuangkan generasi digital yang aman dan cerdas. Keamanan siber itu bukan pilihan, tapi kewajiban negara di era informasi,” ujar Wenny.
Ia juga mendesak agar lembaga negara terbuka terhadap audit siber secara rutin dan menjalin kerja sama internasional dalam penanganan kejahatan digital lintas negara.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi