Surahman Hidayat Apresiasi BPKB Elektronik, Tapi Ingatkan Polri Waspadai Risiko Keamanan Data

Blog » Surahman Hidayat Apresiasi BPKB Elektronik, Tapi Ingatkan Polri Waspadai Risiko Keamanan Data
Surahman Hidayat Apresiasi BPKB Elektronik, Tapi Ingatkan Polri Waspadai Risiko Keamanan Data

RajaKomen.com — Langkah Korlantas Polri menerapkan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) elektronik secara nasional mendapat apresiasi dari Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKS, Surahman Hidayat. Menurutnya, kebijakan ini merupakan bentuk adaptasi terhadap kemajuan teknologi yang terus berkembang di sektor pelayanan publik.

“Saya mengapresiasi pemberlakuan BPKB elektronik ini. Karena sejalan dengan penyesuaian teknologi yang semakin canggih di tengah masyarakat,” ujar Surahman, Kamis (13/06/2025).

Surahman menjelaskan, BPKB elektronik kini telah berlaku di seluruh Indonesia, meski pelaksanaannya masih dimulai dari pelayanan di tingkat Polda dan menyusul di Polres. BPKB elektronik berbentuk lebih kecil dibandingkan versi sebelumnya, menyerupai paspor, dan dilengkapi chip yang bisa dibaca melalui perangkat NFC.

Melalui aplikasi eBPKB Mobile, masyarakat dapat dengan mudah memindai informasi kendaraan hanya dengan menempelkan perangkat ponsel yang mendukung NFC ke bagian chip BPKB.

“Terobosan ini diharapkan memudahkan masyarakat sebagai pengguna, Korlantas sebagai pengelola sistem, dan pihak dealer sebagai penghubung antara kepolisian dan pemilik kendaraan baru,” jelas Surahman.

Meski menyambut baik inovasi ini, Surahman menyoroti potensi dampak negatif dari digitalisasi BPKB, terutama soal keamanan data pribadi dan efektivitas sistem.

“Dampak negatif BPKB elektronik mencakup potensi risiko keamanan data, ketidaknyamanan karena chip yang perlu dirawat, serta kekhawatiran masyarakat apabila datanya bocor atau diakses oleh pihak tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa kekhawatiran publik patut didengar dan ditindaklanjuti secara serius. Salah satunya adalah persepsi bahwa meskipun BPKB telah digital, masyarakat tetap diminta menyediakan fotokopi untuk beberapa urusan, yang justru bisa menimbulkan keraguan akan efisiensi sistem ini.

“Polri harus memberi jaminan nyata bahwa sistem digital ini aman. Jangan sampai inovasi yang seharusnya memberi kemudahan justru menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Apalagi di era digital ini, insiden kebocoran data sudah bukan hal baru,” tambahnya.

Lebih jauh, Surahman berharap agar Polri melalui Korlantas melakukan sosialisasi dan edukasi publik secara masif terkait cara kerja dan manfaat BPKB elektronik. Menurutnya, hal ini penting untuk membangun kepercayaan dan menghindari disinformasi.

“Sebagus apa pun inovasi teknologi, jika masyarakat tidak diberi pemahaman yang cukup, maka responsnya akan cenderung negatif. Sosialisasi dan edukasi adalah kunci sukses transformasi digital ini,” tegasnya.

Sebagai legislator yang membidangi hukum dan HAM, Surahman menegaskan komitmen Komisi III DPR RI untuk terus mengawal implementasi kebijakan publik agar sejalan dengan kepentingan dan kenyamanan masyarakat luas.

Baca Juga

Rajakomen.com

Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia

Sosial Media

Pembayaran

Pembayaran

Jaringan Kami

Rajamonitoring
Copyright © RajaKomen.com 2026 All Rights Reserved.
Advertiser order Instagram Komen 20
10 menit yang lalu.
Advertiser order Youtube Komen 100
19 menit yang lalu.
Advertiser order Play Store Review 100
25 menit yang lalu.
Advertiser order Youtube Komen 50
58 menit yang lalu.
Advertiser order Instagram Komen 50
27 menit yang lalu.
Advertiser order Instagram Komen 100
41 menit yang lalu.
Advertiser order Youtube Komen 50
13 menit yang lalu.
Advertiser order 1000 subscribers YT
7 menit yang lalu.
Advertiser order Play Store Review 500
24 menit yang lalu.
Advertiser order 1000 subscribers YT
11 menit yang lalu.
Advertiser order IG Live Komen 100
23 menit yang lalu.
Advertiser order Beli 100 View
51 menit yang lalu.
Advertiser order 50 kampanye posting
41 menit yang lalu.
Advertiser order Beli 50 View Youtube
20 menit yang lalu.
Advertiser order 50 Beli Komen Gmaps
20 menit yang lalu.
Advertiser order 100 Beli Komen Gmaps
15 menit yang lalu.
Advertiser order 100 kampanye posting
55 menit yang lalu.
Advertiser order Beli 100 View Youtube
47 menit yang lalu.
Advertiser order 50 Twitter Komen
48 menit yang lalu.
Advertiser order 50 Komen Youtube
52 menit yang lalu.
Advertiser order 200 Komen Detik
52 menit yang lalu.
Advertiser order Share TikTok 100
23 menit yang lalu.
Advertiser order Share Twitter 100
57 menit yang lalu.
Advertiser order Kampanye Posting di TikTok 200
34 menit yang lalu.
Advertiser order Kampanye Posting di Twitter 100
24 menit yang lalu.