
RajaKomen.com — Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Dr. H. Suhardi Duka, M.Si, mendesak pemerintah untuk mempercepat pemerataan akses listrik di wilayah timur Indonesia, khususnya di desa-desa terpencil dan pulau-pulau kecil. Dalam rapat kerja dengan Kementerian ESDM dan PLN, Minggu (6/7/2025), ia menekankan bahwa keadilan energi adalah syarat utama untuk mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.
“Selama listrik belum menyala di semua rumah, pembangunan belum bisa disebut adil. Di Papua, NTT, dan Sulawesi masih banyak warga yang hidup dalam gelap,” tegas Suhardi.
Sebagai legislator dari Sulawesi Barat, Suhardi Duka menyebut bahwa listrik bukan hanya soal penerangan, tapi juga jembatan menuju pendidikan yang layak, usaha yang maju, dan pelayanan kesehatan yang memadai. Ia mendorong PLN untuk memperbanyak penggunaan pembangkit energi terbarukan skala kecil, seperti PLTS komunal dan mikrohidro, yang lebih cocok untuk kondisi geografis kepulauan dan pegunungan.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pendataan wilayah belum berlistrik serta dalam percepatan perizinan dan pembebasan lahan.
“Demokrat ingin listrik menjadi hak semua warga negara, bukan fasilitas mewah yang hanya dinikmati kota besar,” lanjutnya.
Suhardi Duka meminta Kementerian ESDM untuk membuka transparansi rencana perluasan jaringan dan memastikan bahwa wilayah-wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) mendapat prioritas khusus, tanpa diskriminasi anggaran.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi