
RajaKomen.com — Sektor perikanan di Papua Barat memiliki potensi besar, namun belum didukung infrastruktur yang memadai. Oleh karena itu, anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Robert J. Kardinal, mendorong pemerintah untuk segera merealisasikan pembangunan pelabuhan perikanan terpadu di wilayah tersebut.
Menurutnya, keterlambatan pembangunan membuat nelayan setempat kesulitan menjual hasil tangkap, dan membuat ekonomi lokal berjalan tidak maksimal.
⚓ Alasan Golkar Dukung Percepatan Pelabuhan Perikanan:
Meningkatkan nilai jual hasil tangkapan nelayan lokal
Mempermudah distribusi hasil laut ke luar Papua Barat
Menjadi pusat pendinginan dan pengolahan ikan terpadu
Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pesisir
Membuka ribuan lapangan kerja langsung dan tidak langsung
💬 “Kalau pelabuhannya cepat dibangun, maka nelayan tidak perlu buang hasil tangkap karena tidak bisa disimpan. Ini soal ketahanan ekonomi maritim,” tegas Robert Kardinal.
🐟 Golkar: Papua Barat Butuh Lompatan Infrastruktur Pesisir
Partai Golkar menegaskan bahwa pembangunan pelabuhan bukan sekadar proyek fisik, tapi merupakan fondasi utama bagi kemandirian pangan laut, UMKM pesisir, dan ekspor hasil laut ke pasar nasional maupun internasional.
🚢 Desain Terpadu dan Berbasis Komunitas
Robert juga meminta agar desain pelabuhan memperhatikan kebutuhan lokal, termasuk fasilitas pelelangan ikan, cold storage, dermaga pendaratan, dan pusat pelatihan perikanan.
🔧 Sinkronisasi Pusat-Daerah Jadi Kunci
Golkar mendorong sinergi antara Kementerian Kelautan, PUPR, dan pemerintah daerah agar proyek ini tidak mangkrak seperti pembangunan lainnya di wilayah timur.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi
LIVE