
RajaKomen.com — Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ratna Juwita Sari, mendorong percepatan transisi energi berbasis sumber daya terbarukan di tengah tekanan krisis energi global. Dalam forum energi nasional bertema “Hijaukan Energi, Mandirikan Negeri” yang digelar di Gresik, Rabu (11/9/2025), Ratna menyebutkan bahwa Indonesia memiliki potensi energi bersih yang sangat besar, namun belum dioptimalkan secara maksimal.
“Kita punya panas bumi, tenaga surya, angin, dan biomassa, tapi kontribusinya masih kecil. Ini saatnya kita berani berubah,” ujar Ratna.
Ia menilai bahwa ketergantungan terhadap energi fosil tidak hanya membebani anggaran negara, tetapi juga berdampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
PKB, lanjut Ratna, mendorong kebijakan insentif fiskal bagi pengembangan proyek energi terbarukan di daerah, terutama melalui kolaborasi dengan BUMDes dan koperasi energi rakyat.
Selain itu, ia mengusulkan peningkatan anggaran riset dan teknologi di bidang energi baru terbarukan (EBT) agar Indonesia tidak terus menjadi konsumen teknologi asing.
Ratna juga menyoroti pentingnya literasi energi kepada masyarakat, agar program transisi energi tidak berhenti pada level kebijakan, tetapi juga dipahami dan didukung oleh publik secara luas.
“Energi masa depan harus adil, ramah lingkungan, dan dikuasai oleh bangsa sendiri. Itu cita-cita PKB,” tegasnya.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi