
RajaKomen.com — Pelayanan kesehatan untuk jemaah haji Indonesia menjadi perhatian serius bagi Ranny Fahd Arafiq, anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Golkar. Ia mengusulkan agar pemerintah membangun rumah sakit khusus milik Indonesia di Arab Saudi, terutama di kawasan Mekkah dan Madinah, sebagai solusi jangka panjang atas keterbatasan fasilitas medis bagi jemaah.
Menurutnya, dengan jumlah jemaah yang mencapai ratusan ribu setiap tahun, keberadaan fasilitas kesehatan permanen yang dimiliki langsung oleh Indonesia sangat dibutuhkan.
🏥 Manfaat Rumah Sakit Khusus Haji Indonesia:
Pelayanan cepat dan maksimal tanpa bergantung pada kuota rumah sakit lokal
Tenaga medis Indonesia yang memahami kondisi jemaah
Penggunaan bahasa yang memudahkan komunikasi pasien-layanan
Penanganan khusus penyakit tropis dan gangguan iklim ekstrem
Pemantauan dan perawatan jemaah lansia dan berkebutuhan khusus
💬 “Selama ini kita hanya menyewa klinik sementara. Sudah waktunya Indonesia punya rumah sakit sendiri di tanah suci untuk melayani rakyatnya,” ujar Ranny dalam rapat bersama Kementerian Kesehatan dan Kemenag.
🕋 Golkar Komit Tingkatkan Kualitas Layanan Haji
Partai Golkar menegaskan bahwa ibadah haji adalah urusan negara yang menyangkut martabat bangsa. Maka, penyelenggaraan yang sehat, aman, dan manusiawi harus menjadi prioritas.
📊 Data Kesehatan Jemaah Perlu Terintegrasi Digital
Selain rumah sakit, Ranny juga mengusulkan sistem digitalisasi data kesehatan jemaah yang bisa diakses lintas petugas medis untuk mempercepat penanganan darurat.
🇮🇩 Diplomasi Lintas Negara untuk Wujudkan Rumah Sakit Permanen
Golkar mendorong Kementerian Luar Negeri dan Kemenkes menjajaki kerja sama bilateral dengan otoritas Saudi agar izin dan dukungan terhadap pembangunan rumah sakit Indonesia bisa segera diberikan.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi