
RajaKomen.com — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kembali menyoroti urgensi pengembangan transportasi publik terintegrasi sebagai solusi kemacetan dan pencemaran udara di kota-kota besar Indonesia. Dalam rapat kerja Komisi V DPR RI dengan Kementerian Perhubungan, Senin (8/7/2025), Fraksi PKS menekankan perlunya kebijakan transportasi yang lebih inklusif dan pro rakyat.
Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKS, Suryadi Jaya Purnama, menyampaikan bahwa sistem transportasi yang berantakan tidak hanya merugikan dari sisi ekonomi dan waktu, tetapi juga berdampak buruk pada kesehatan warga.
“Waktu produktif masyarakat perkotaan banyak terbuang karena macet. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga manajemen moda dan integrasi sistem. PKS mendorong agar MRT, LRT, BRT, dan angkutan umum lokal bisa terhubung dalam satu sistem tiket dan jadwal,” ujarnya.
Fraksi PKS mengusulkan penguatan sistem smart mobility yang memungkinkan warga kota berpindah moda transportasi tanpa hambatan, sekaligus mendorong digitalisasi dalam layanan transportasi umum. Hal ini, menurutnya, akan mempermudah masyarakat sekaligus meningkatkan minat menggunakan kendaraan umum daripada kendaraan pribadi.
PKS juga meminta pemerintah memberikan insentif bagi daerah yang mengembangkan transportasi ramah lingkungan, seperti bus listrik dan jalur sepeda yang aman dan nyaman.
“Kalau kita ingin mewujudkan kota berkelanjutan, maka transportasi publik harus jadi tulang punggung mobilitas, bukan lagi alternatif,” lanjut Suryadi.
PKS turut menyoroti ketimpangan transportasi antara kota besar dan kota kecil yang menyebabkan ketergantungan tinggi pada kendaraan pribadi. Pemerintah diharapkan melakukan intervensi anggaran dan perencanaan agar masyarakat di kota-kota tingkat dua dan tiga juga bisa menikmati transportasi publik yang layak.
Sebagai penutup, PKS menyatakan akan terus mendorong kebijakan transportasi nasional yang tidak hanya modern dan efisien, tetapi juga adil, inklusif, dan berpihak pada lingkungan.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi