
RajaKomen.com — Partai Persatuan Indonesia (Perindo) kembali menyoroti masalah mendasar yang masih dihadapi banyak warga di daerah tertinggal: akses terhadap air bersih dan sanitasi layak. Dalam kunjungan kerja ke wilayah perbatasan Kalimantan Barat, Perindo menemukan bahwa ribuan kepala keluarga masih menggantungkan kebutuhan air mereka dari sungai yang tercemar.
“Air bersih bukan kemewahan, tapi hak dasar. Negara tidak boleh abai terhadap kebutuhan pokok ini, terutama di desa-desa terpencil,” tegas perwakilan Perindo, Minggu (21/9/2025).
Menurut Perindo, buruknya akses air bersih berdampak langsung pada kesehatan masyarakat, kualitas hidup anak-anak, serta produktivitas kerja. Karena itu, Perindo mendesak pemerintah agar mempercepat pembangunan instalasi pengolahan air bersih (IPA), jaringan perpipaan desa, serta fasilitas sanitasi sehat yang layak digunakan oleh semua warga.
Perindo juga menyarankan penggunaan teknologi sederhana dan partisipatif seperti sumur bor komunitas, sistem penampungan air hujan, hingga pelatihan pemeliharaan infrastruktur oleh warga setempat.
“Pembangunan tidak bisa hanya difokuskan di kota besar. Keberadilan itu diwujudkan lewat air bersih yang mengalir di rumah-rumah rakyat di pedalaman,” tambahnya.
Partai ini juga akan mendorong alokasi khusus dalam APBN dan APBD yang menjamin kesinambungan program air bersih dan sanitasi, serta menghindari ketergantungan proyek musiman.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi