
RajaKomen.com — Partai Persatuan Indonesia (Perindo) menyerukan agar pemerintah memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan guru honorer yang selama ini menjadi ujung tombak pendidikan di banyak wilayah Indonesia, terutama di daerah terpencil dan tertinggal.
Dalam pernyataan resminya, Perindo menilai bahwa masih banyak guru honorer yang digaji di bawah standar layak, tanpa perlindungan sosial dan kepastian karier yang jelas. “Mereka bukan tenaga bantu, mereka adalah pendidik sejati. Kita harus beri pengakuan penuh, bukan hanya ucapan terima kasih,” ujar perwakilan DPP Perindo dalam forum pendidikan nasional di Yogyakarta, Senin (22/9/2025).
Perindo mendesak percepatan pengangkatan guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta pemberian insentif tambahan bagi mereka yang bertugas di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
Tak hanya itu, Perindo juga mengusulkan agar guru honorer mendapat prioritas dalam program-program peningkatan kompetensi, pelatihan digital, serta fasilitas jaminan kesehatan dan pensiun.
“Kalau kita ingin pendidikan maju, maka kita harus mulai dari kesejahteraan para gurunya. Tanpa itu, kualitas belajar akan stagnan,” tegasnya.
Partai ini menegaskan bahwa salah satu indikator keadilan sosial adalah seberapa serius negara memperlakukan tenaga pendidik di lapangan.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi