
RajaKomen.com | Sektor pertanian dan kelautan adalah tulang punggung perekonomian Indonesia, namun para pelaku utamanya, yaitu nelayan dan petani, seringkali menghadapi berbagai tantangan. Ono Surono, S.T, sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari PDI Perjuangan, dikenal sebagai suara nelayan dan petani di Senayan. Artikel ini akan mengupas bagaimana ia gigih memperjuangkan kesejahteraan dan hak-hak mereka di tingkat nasional.
Latar belakang Ono Surono, termasuk pengalaman dan kedekatannya dengan masyarakat di daerah pemilihannya, memberinya pemahaman mendalam tentang realitas hidup nelayan dan petani. Ia memahami bahwa mereka seringkali berhadapan dengan:
Keterbatasan Modal dan Akses: Sulitnya akses terhadap permodalan, teknologi, dan informasi pasar.
Perubahan Iklim dan Cuaca: Dampak perubahan iklim yang memengaruhi hasil panen dan tangkapan ikan.
Harga Komoditas yang Fluktuatif: Ketidakpastian harga jual hasil panen atau tangkapan yang merugikan.
Regulasi yang Belum Berpihak: Kebijakan yang kadang belum sepenuhnya mendukung keberlanjutan usaha mereka.
Kesejahteraan yang Rendah: Pendapatan yang seringkali tidak sebanding dengan kerja keras yang dilakukan.
Ono Surono menerjemahkan pemahaman ini ke dalam strategi konkret di DPR RI:
1. Advokasi Kebijakan Pro-Nelayan dan Petani:
Secara aktif mengadvokasi perumusan undang-undang atau peraturan pemerintah yang memberikan perlindungan, subsidi, atau insentif bagi nelayan dan petani.
Contohnya, terkait harga dasar komoditas, akses pupuk, atau bantuan alat tangkap.
2. Pengawasan Anggaran Sektor Pangan:
Melakukan pengawasan ketat terhadap alokasi dan penggunaan anggaran di kementerian terkait (pertanian, kelautan dan perikanan), memastikan dana publik benar-benar tepat sasaran untuk program-program yang mendukung nelayan dan petani.
3. Memperjuangkan Kedaulatan Pangan:
Mengusung isu kedaulatan pangan sebagai prioritas nasional, di mana Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri tanpa terlalu bergantung pada impor, yang pada akhirnya akan menyejahterakan petani dan nelayan lokal.
4. Kolaborasi dengan Organisasi Profesi:
Menjalin kerja sama erat dengan organisasi nelayan, petani, dan kelompok masyarakat sipil yang bergerak di sektor pangan untuk mendapatkan masukan langsung dan memperkuat upaya advokasi.
5. Edukasi dan Sosialisasi:
Menggunakan platformnya untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya peran nelayan dan petani, serta isu-isu yang mereka hadapi, meningkatkan kesadaran publik.
Perjuangan Ono Surono sebagai suara nelayan dan petani di Senayan membawa dampak positif yang signifikan:
Peningkatan Kesejahteraan: Kebijakan yang berpihak pada mereka dapat meningkatkan pendapatan dan kualitas hidup nelayan dan petani.
Ketahanan Pangan Nasional: Kontribusinya pada kedaulatan pangan akan memperkuat ketahanan ekonomi dan sosial bangsa.
Peningkatan Kesadaran Publik: Masyarakat menjadi lebih peduli terhadap isu-isu di sektor pertanian dan kelautan.
Dengan komitmennya yang tak tergoyahkan, Ono Surono, S.T, menjadi harapan bagi nelayan dan petani di seluruh Indonesia, menunjukkan bahwa suara mereka memiliki tempat penting di panggung legislatif nasional.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi