
RajaKomen.com — Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dra. Nurul Arifin, M.Si, menekankan pentingnya literasi digital sebagai senjata utama generasi muda dalam menghadapi banjir informasi, hoaks, dan potensi polarisasi sosial. Dalam seminar kebangsaan bertajuk “Cerdas Bermedia Sosial” di Bandung, Sabtu (19/7/2025), Nurul mengajak pelajar dan mahasiswa menjadi agen perdamaian dan pemersatu melalui penggunaan teknologi yang bijak.
“Generasi muda jangan hanya jadi pengguna, tapi juga penjaga ruang digital yang sehat dan damai,” ujar Nurul.
Ia menyoroti bahwa sebagian besar perpecahan di masyarakat hari ini dipicu oleh informasi palsu yang menyebar tanpa verifikasi. Menurutnya, hal ini hanya bisa dicegah jika masyarakat, khususnya generasi digital native, dibekali kemampuan memilah informasi, berpikir kritis, dan tidak mudah terbakar provokasi.
Nurul juga meminta pemerintah dan platform digital untuk lebih bertanggung jawab dalam mengendalikan konten destruktif, serta meningkatkan algoritma yang mendukung keberagaman dan toleransi. Sebagai legislator yang aktif menyuarakan isu-isu perempuan dan pemuda, ia mendorong pelibatan komunitas digital, influencer, dan konten kreator dalam kampanye literasi media yang menarik.
“Golkar berpihak pada demokrasi sehat. Kita ingin medsos jadi ruang belajar, bukan ladang perpecahan,” tegasnya.
Ia juga menyarankan agar pendidikan literasi digital masuk ke dalam kurikulum sejak SMP sebagai langkah jangka panjang membentuk masyarakat cerdas digital.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi