
RajaKomen.com — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nurhadi, mendorong agar pesantren tidak hanya dijadikan pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi umat melalui program kemandirian berbasis UMKM santri. Dalam kunjungan kerja ke Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (24/6/2025), Nurhadi mengajak pemerintah untuk memperluas akses dukungan anggaran dan pelatihan kewirausahaan bagi lembaga-lembaga pesantren.
“Santri tidak cukup hanya cakap kitab, mereka juga harus siap mandiri secara ekonomi. Pesantren punya potensi besar sebagai basis ekonomi kerakyatan jika difasilitasi dengan serius,” ujar Nurhadi di hadapan ratusan pengasuh dan santri.
Ia mengapresiasi program Kementerian Koperasi dan UKM serta Kementerian Agama yang telah meluncurkan Pesantrenpreneur, namun menurutnya langkah itu masih jauh dari cukup jika tidak dibarengi sinergi lintas sektor dan keberlanjutan pembinaan. Nurhadi juga menekankan pentingnya digitalisasi pesantren dan pengembangan produk lokal berbasis santri.
Sebagai legislator muda PKB, ia menilai bahwa pemberdayaan ekonomi di pesantren adalah jalan nyata mewujudkan visi Islam rahmatan lil ‘alamin yang mampu menjawab tantangan zaman. Ia pun mendorong pembentukan koperasi santri, pelatihan pengelolaan usaha halal, hingga inkubasi bisnis syariah di lingkungan pondok.
“Pesantren bukan hanya benteng moral bangsa, tapi juga bisa menjadi benteng ekonomi rakyat. Jika diberdayakan dengan benar, ini akan jadi kekuatan besar umat,” jelasnya.
PKB, lanjut Nurhadi, akan terus berada di garda depan dalam memperjuangkan regulasi dan anggaran untuk program kemandirian pesantren di tingkat pusat maupun daerah.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi