
RajaKomen.com — Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Nurhadi, menyerukan pentingnya mendorong partisipasi aktif generasi muda, khususnya Gen Z, dalam proses demokrasi dan politik kebangsaan. Dalam kegiatan seminar kepemudaan bertajuk “Politik Era Digital: Dari Scroll ke Suara” di Kediri, Kamis (3/7/2025), ia mengingatkan bahwa masa depan politik Indonesia akan sangat ditentukan oleh keterlibatan digital native dalam proses pemilu dan pengawasan kebijakan.
“Gen Z itu kritis dan cepat menangkap isu, tapi sering kali tidak terlibat secara langsung dalam proses politik. Ini kesenjangan yang harus kita jembatani,” kata Nurhadi.
Sebagai wakil rakyat dari Dapil Jawa Timur VI, ia mengapresiasi kreativitas anak muda dalam menyuarakan pendapat lewat media sosial, namun mengingatkan bahwa keterlibatan politik tak berhenti di like, share, atau trending tagar. Ia mendorong pendidikan politik berbasis digital yang ringan, visual, dan interaktif agar anak muda tertarik mengikuti isu-isu kebijakan, pemilu, hingga pengawasan anggaran.
Nurhadi juga meminta KPU, Bawaslu, dan parpol memanfaatkan platform digital sebagai alat edukasi, bukan sekadar promosi elektoral. Ia mendorong pembuatan konten animasi, podcast, hingga video pendek untuk membumikan nilai-nilai demokrasi.
“NasDem ingin politik dikembalikan ke rakyat, termasuk rakyat muda. Demokrasi akan hidup kalau generasi mudanya aktif dan melek isu,” ujarnya.
Ia menegaskan, budaya digital harus dijadikan jembatan menuju kualitas demokrasi yang lebih baik dan bukan dibiarkan jadi ruang propaganda atau hoaks politik.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi