
RajaKomen.com — Meningkatnya angka kekerasan terhadap anak di berbagai wilayah Indonesia memicu keprihatinan mendalam dari Netty Prasetiyani, anggota DPR RI dari Fraksi PKS. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa negara tidak boleh abai dan harus segera hadir dengan regulasi, edukasi, dan penegakan hukum yang konkret.
Menurut Netty, kekerasan terhadap anak tidak hanya melukai fisik, tetapi juga merusak mental dan masa depan generasi penerus bangsa.
🧒 5 Langkah Strategis Perlindungan Anak Versi PKS:
Edukasi orang tua dan guru sebagai garda terdepan
Peningkatan kapasitas aparat dalam penanganan kasus
Optimalisasi peran sekolah dan komunitas sebagai ruang aman
Digitalisasi sistem pelaporan kekerasan anak
Revisi UU Perlindungan Anak agar lebih responsif
💬 “Anak-anak kita bukan sekadar statistik. Mereka adalah masa depan Indonesia. Negara wajib hadir, bukan hanya memberi imbauan,” ujar Netty.
🏠 Keluarga Sebagai Benteng Pertama Perlindungan Anak
Ia juga mengingatkan bahwa upaya perlindungan tak cukup dari negara saja. Peran orang tua dan keluarga sangat menentukan dalam membentuk lingkungan aman dan penuh kasih.
📊 PKS Kawal Ketat UU Terkait Anak di Parlemen
Fraksi PKS mendorong agar seluruh kebijakan pembangunan tetap berpihak pada hak anak, termasuk akses pendidikan, layanan kesehatan, dan perlindungan sosial.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi