
RajaKomen.com — Di tengah pesatnya transformasi digital dan kompetisi global, karakter dan moralitas anak bangsa tak boleh tertinggal. Itulah pesan utama yang disampaikan oleh Netty Prasetiyani, anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS, dalam forum pendidikan bersama para guru dan tokoh masyarakat.
Ia menyoroti bahwa pendidikan karakter bukan sekadar pelengkap, melainkan harus menjadi jiwa dari seluruh proses belajar-mengajar di sekolah dan keluarga.
📚 Isi Seruan Netty Prasetiyani untuk Pendidikan Nasional:
Kurikulum harus menempatkan akhlak dan integritas di atas capaian kognitif
Guru bukan hanya pengajar, tapi juga teladan moral di dalam kelas
Kementerian harus meninjau ulang kebijakan pendidikan yang terlalu teknokratis
Libatkan orang tua secara aktif dalam pendidikan karakter anak
Penguatan P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) harus disertai evaluasi akhlak
💬 “Kita bisa mencetak generasi pintar, tapi apakah mereka beradab? Di sinilah urgensi pendidikan karakter,” kata Netty.
🏫 PKS Dorong Kolaborasi Sekolah, Keluarga, dan Masyarakat
Netty menekankan, pendidikan moral bukan tugas sekolah semata. Lingkungan dan komunitas juga harus aktif menjadi ruang belajar nilai-nilai kehidupan.
⚖️ Reformasi Pendidikan Tidak Boleh Meninggalkan Akar Budaya dan Etika Bangsa
Ia mengingatkan agar semangat globalisasi tak sampai mengikis identitas dan adab generasi Indonesia.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi