
RajaKomen.com — Anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Netty Prasetiyani, menyerukan agar isu perlindungan anak dijadikan prioritas lintas sektor dalam kebijakan nasional. Menurutnya, anak sebagai aset bangsa perlu dijamin haknya secara menyeluruh, mulai dari hak hidup yang layak, pendidikan yang aman, hingga perlindungan dari kekerasan fisik dan digital.
“Anak-anak tidak boleh jadi korban dari ketidakpekaan kebijakan. Mereka harus dilibatkan secara tidak langsung lewat regulasi yang berpihak pada kepentingan terbaik mereka,” ujar Netty dalam forum nasional Perlindungan Anak di Bandung, Jumat (21/6/2025).
Netty menyoroti masih lemahnya pengawasan terhadap praktik eksploitasi anak, terutama dalam ranah digital seperti konten monetisasi media sosial, serta ancaman bullying siber. Ia juga menekankan perlunya pembentukan sistem pelaporan yang cepat dan responsif untuk kasus kekerasan anak, serta peningkatan kapasitas guru dan keluarga dalam mengenali tanda-tanda awal kekerasan.
Sebagai legislator yang aktif di Komisi IX dan dikenal vokal dalam isu perempuan dan anak, Netty menyampaikan bahwa PKS secara konsisten mendorong kebijakan ramah anak di berbagai wilayah, mulai dari regulasi di sekolah hingga sistem peradilan yang berpihak pada korban usia dini.
“Kalau kita ingin generasi emas di 2045, maka kita harus mulai dari perlindungan paling dasar: masa kecil yang aman dan sehat. Tanpa itu, kita hanya membangun masa depan di atas fondasi yang rapuh,” tegasnya.
Netty juga mendukung percepatan revisi UU Perlindungan Anak agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman dan ancaman baru yang muncul dari media digital.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi
LIVE