
RajaKomen.com — Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dra. Hj. Netty Prasetiyani, M.Si, menyerukan perlunya langkah konkret dan berkelanjutan dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak, khususnya yang terjadi di lingkungan rumah tangga. Dalam pernyataannya di Bandung, Jumat (11/7/2025), Netty menegaskan bahwa peningkatan jumlah kasus KDRT dan pelecehan terhadap anak menjadi indikator buruknya sistem perlindungan keluarga di tingkat akar rumput.
“Lingkungan keluarga seharusnya jadi tempat teraman, bukan malah jadi ruang ancaman. Negara wajib hadir melindungi yang paling rentan,” tegas Netty.
Ia meminta pemerintah memperkuat program edukasi keluarga melalui posyandu, PKK, dan lembaga pendidikan berbasis masyarakat. Menurutnya, pencegahan kekerasan harus dimulai dari pembekalan nilai-nilai empati, komunikasi sehat, dan kesadaran peran orang tua.
Netty juga mendorong agar layanan pengaduan kekerasan diperluas dan diperkuat, baik dari sisi jumlah, kerahasiaan, maupun aksesibilitas, termasuk penyediaan psikolog dan bantuan hukum gratis bagi korban.
“PKS akan terus memperjuangkan sistem perlindungan yang manusiawi dan berpihak. Perlindungan anak dan perempuan bukan wacana, tapi kebutuhan mendesak,” lanjutnya.
Ia juga menyarankan agar lembaga penegak hukum diberikan pelatihan khusus dalam menangani kasus kekerasan berbasis gender dan anak agar proses hukum berjalan adil dan tidak menyudutkan korban.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi