Mengenal 5 Konsep Pemasaran Beserta Contohnya

Blog » Mengenal 5 Konsep Pemasaran Beserta Contohnya
Mengenal 5 Konsep Pemasaran Beserta Contohnya

Mempertahankan bisnis agar mampu bertahan di tengah ketatnya persaingan memang menjadi keharusan. Setiap pebisnis pasti berupaya melakukan berbagai hal, salah satunya dengan memakai konsep pemasaran. Pelaku bisnis dapat menentukan strategi yang tepat dengan produk, serta memberikan layanan melalui konsep dari pemasaran.

Konsep ini dikenal sebagai cara dalam memaksimalkan keuntungan. Terdapat 3 cara di dalam konsep yang tidak boleh diabaikan demi pencapaian tujuan bisnis tersebut. Pertama, memenuhi kebutuhan pelanggan. Kedua, meningkatkan penjualan produk, baik itu barang atau jasa. Ketiga, mengalahkan kompetitor produk sejenis dengan cerdas.

Selain itu, konsep ini juga memiliki 3 hal penting, yaitu kebutuhan, keinginan, dan tuntutan. Pebisnis wajib mengetahui 5 konsep dari pemasaran. Sebab, kurang satu saja, maka tidak bisa dikatakan sebagai pemasaran yang ideal dalam persaingan bisnis. Berikut ini penjelasan masing-masing konsep yang disertai dengan contohnya.

1. Konsep Produksi dalam Pemasaran

Pihak manajemen akan fokus proses produksi dan distribusi ketika konsumen suka terhadap produk dengan harga terjangkau dan tersedia melimpah di pasar. Konsep pemasaran ini memiliki fokus pada proses meningkatkan produksi dan menghasilkan barang dengan harga murah. Tujuannya agar mampu meminimalisir biaya produksi.

Kelebihan dari konsep ini adalah produk akan cocok untuk pelanggan, karena harganya yang jauh lebih murah. Selain itu, bisnis akan mendapatkan keuntungan yang signifikan, dan investor pun tertarik untuk menanam modal. Tidak hanya investor, pemasok pun tidak ragu menjalin kerja sama dengan pebisnis yang memiliki stok banyak dengan harga murah.

Adapun kekurangannya jika pakai konsep produksi, di mana kualitas produk yang diproduksi besar-besaran biasanya lebih rendah. Tidak memiliki fokus segmen pasar, dan tidak relevan dengan kondisi pasar yang sering berubah sesuai kebutuhan konsumen. Contohnya pada produsen smartphone dari Cina yang harganya lebih murah dengan kualitas sesuai harga.

2. Konsep Produk dalam Pemasaran

Berbeda dengan konsep produksi, konsep pemasaran yang berdasarkan produk jauh lebih mementingkan kualitas, guna, dan fitur-fitur pendukung di dalam produk tersebut. Di sini pebisnis harus mampu melihat kebutuhan dari konsumen berdasarkan permintaan maupun keinginannya. Sehingga fokus yang digunakan yaitu meningkatkan kualitas dan fitur produk.

Kelebihan menerapkan konsep produk yaitu menghasilkan barang berkualitas. Melalui produk berkualitas, konsumen dapat mengembangkan rasa ingin tahu. Margin yang tinggi pun bisa dihasilkan, karena harga dan kualitas seimbang. Banyak yang rela mengeluarkan kocek untuk produk berkualitas, tapi tetap ada kelemahan dalam penerapan konsep ini.

Beberapa konsumen memilih produk biasa saja, meski kualitas di bawahnya. Fitur produk yang tidak relevan dan dinilai kurang praktis. Tujuan utama yang mementingkan keinginan pelanggan, nyatanya berujung pada inovasi yang tidak ada kaitan sama sekali dengan konsumen. Contohnya, produk Apple yang terkenal mahal dan canggih di pasaran.

3. Konsep Penjualan dalam Pemasaran

Konsep pemasaran yang dikenal dengan istilah ‘penjualan’ ini ternyata membutuhkan pebisnis yang ulet dan pantang menyerah. Sebab, calon konsumen tidak akan mengenal produk tersebut apabila tidak ada promosi secara gencar. Penjualan tidak akan pernah terjadi apabila pebisnis tidak melakukan kegiatan promosi yang intensif di berbagai media sosial.

Kelebihannya dengan menerapkan konsep penjualan, tentu pebisnis mampu meningkatkan penjualan, apabila rajin promosi. Penjualan dan pemasaran jauh lebih fokus untuk mencapai target. Ketika tidak terjual, maka tidak terlalu menjadi masalah. Seba, produk yang ditawarkan tidak berkaitan dengan kebutuhan konsumen.

Kelemahan konsep penjualan yaitu kebutuhan konsumen terabaikan. Bahkan feedback pun tidak dipedulikan, padahal reputasi perusahaan ada di tangan konsumen. Fokusnya hanya berjangka pendek saja. Contohnya, Shopee dan promosi diskon tanggal cantiknya setiap bulan, dengan berbagai produk tanpa peduli kebutuhan konsumen.

4. Konsep Orientasi Pelanggan dalam Pemasaran

Konsep pemasaran yang keempat ini memiliki orientasi terhadap pelanggan. Perusahaan akan mementingkan pelanggan dalam setiap proses pemasaran yang diterapkan. Di sini pebisnis wajib membuat strategi untuk meyakinkan pelanggan untuk membeli produk. Caranya dengan konten marketing, influencer, atau native advertising.

Kelebihan dari penerapan konsep pelanggan ini yaitu promosi dan pendekatan lebih spesifik untuk mencapai target yang tepat. Pebisnis jauh lebih memahami pelanggan, dan bisa dengan mudah membangun branding dengan konsep pelanggan. Kekurangannya terletak pada biaya promosi cenderung mahal, dan dalam membangun branding butuh banyak waktu serta usaha.

Contohnya, minuman bersoda Coca-Cola atau yang dikenal dengan singkatan Coke ini memakai jenis konsep pelanggan. Jenis strategi pemasaran yang digunakan yaitu 4P (Produk, Price, Promotion, dan Place). Ragam promosi dari Coke seperti, iklan di media massa, media sosial, bahkan menjadi sponsor di ajang pencarian bakat dengan target pasar global.

Sekalipun konsep pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan Coca-Cola cenderung mahal, dan prosesnya puluhan tahun hingga saat ini, faktanya branding yang dibangun tidak gagal. Seluruh dunia tahu minuman bersoda Coke yang juga kadang bersanding dengan ayam goreng ternama dunia dengan gerai yang tersebar di mana-mana.

5. Konsep Modern dalam Pemasaran

Konsep terakhir dari pemasaran ini dikenal sebagai konsep modern. Sebab, tergolong baru di dunia pemasaran yang memiliki peranan penting dalam urusan kesejahteraan masyarakat. Konsep ini meletakkan kesejahteraan manusia yang berkesinambungan dengan keseimbangan alam di atas keuntungan yang memiliki jangka pendek bagi konsumen.

Namun, pada perusahaan yang menerapkan konsep sosial ini pada pemasarannya akan fokus pada jangka panjang. Kelebihan penerapannya yaitu branding bisnis dapat meningkat beriringan dengan loyalitas pelanggan, karena dianggap ramah lingkungan. Perusahaan yang menerapkan konsep sosial juga mampu melebarkan lapangan kerja untuk lingkungan sekitar.

Kekurangan penerapan konsep pemasaran sosial yaitu segmennya fokus pada isu sosial saja. Selain itu, produk \cenderung lebih mahal demi menutup biaya sosial. Contohnya, The Body Shop, kosmetik berbahan nabati ini kerap aktif dalam kegiatan sosial, seperti perlindungan hewan, perlindungan HAM, dan perlindungan lingkungan seluruh dunia.

Baca Juga

PT Media Promosi Online

Digital Advertising Agency
Ruko Puri Dago No. A3
Jl. Terusan Jakarta, Antapani
Bandung 40293 - Jawa Barat
Indonesia

Sosial Media

Pembayaran

Pembayaran

Copyright © RajaKomen.com 2022 All Rights Reserved.
Advertiser order Instagram Komen 20
5 menit yang lalu.
Advertiser order Youtube Komen 100
35 menit yang lalu.
Advertiser order Play Store Review 100
51 menit yang lalu.
Advertiser order Youtube Komen 50
15 menit yang lalu.
Advertiser order Instagram Komen 50
29 menit yang lalu.
Advertiser order Instagram Komen 100
38 menit yang lalu.
Advertiser order Youtube Komen 50
23 menit yang lalu.
Advertiser order 1000 subscribers YT
7 menit yang lalu.
Advertiser order Play Store Review 500
8 menit yang lalu.
Advertiser order 1000 subscribers YT
38 menit yang lalu.
Advertiser order IG Live Komen 100
29 menit yang lalu.
Advertiser order Beli 100 View
17 menit yang lalu.
Advertiser order 50 kampanye posting
34 menit yang lalu.
Advertiser order Beli 50 View Youtube
27 menit yang lalu.
Advertiser order 50 Beli Komen Gmaps
35 menit yang lalu.
Advertiser order 100 Beli Komen Gmaps
39 menit yang lalu.
Advertiser order 100 kampanye posting
33 menit yang lalu.
Advertiser order Beli 100 View Youtube
14 menit yang lalu.
Advertiser order 50 Twitter Komen
24 menit yang lalu.
Advertiser order 50 Komen Youtube
16 menit yang lalu.
Advertiser order 20 Komen Detik
31 menit yang lalu.