Kurniasih Mufidayati Dukung BSU Rp600 Ribu untuk 17,3 Juta Pekerja: Bukti Negara Hadir untuk Rakyat

Blog » Kurniasih Mufidayati Dukung BSU Rp600 Ribu untuk 17,3 Juta Pekerja: Bukti Negara Hadir untuk Rakyat
Kurniasih Mufidayati Dukung BSU Rp600 Ribu untuk 17,3 Juta Pekerja: Bukti Negara Hadir untuk Rakyat

RajaKomen.com — Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp600 ribu untuk 17,3 juta pekerja di seluruh Indonesia. Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati, yang menilai kebijakan tersebut sebagai bentuk kehadiran nyata negara di tengah tekanan ekonomi.

💬 “BSU adalah bentuk keberpihakan yang konkret kepada pekerja. Ketika daya beli meningkat, konsumsi rumah tangga ikut naik, dan ini berdampak langsung pada perputaran ekonomi, terutama di sektor UMKM dan pasar tradisional,” ujar Kurniasih dalam keterangannya, Ahad (15/06/2025).

📊 Dampak Positif BSU:

  • Meningkatkan daya beli masyarakat pekerja

  • Mendorong konsumsi sektor riil

  • Membantu stabilisasi ekonomi rumah tangga pekerja

  • Memberikan stimulus bagi UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi rakyat

Kurniasih menyebut bantuan tunai seperti BSU lebih efektif karena langsung diterima penerima manfaat tanpa birokrasi panjang. Ia menegaskan bahwa subsidi harus diarahkan kepada masyarakat produktif yang terdampak secara langsung, seperti para buruh dan pekerja formal berpenghasilan rendah.

🏛️ Fraksi PKS: BSU Harus Terus Dipantau agar Tepat Sasaran
Kurniasih juga menekankan pentingnya monitoring ketat dalam penyaluran BSU agar tidak salah sasaran dan benar-benar diterima oleh pekerja yang berhak.

🎯 “Pemerintah harus menjaga agar distribusi BSU ini adil, transparan, dan cepat. Ini bukan hanya soal nominal, tapi soal rasa keadilan bagi pekerja yang menopang ekonomi bangsa,” tegas politisi PKS tersebut.

📚 Dorongan Peningkatan Kapasitas Tenaga Kerja
Selain BSU, Kurniasih mengingatkan pentingnya program skilling, upskilling, dan reskilling agar pekerja Indonesia tetap kompetitif di era digital dan disrupsi teknologi.

💡 “Subsidi upah itu jangka pendek, tapi pelatihan kerja akan menjadi bekal jangka panjang. Pemerintah harus pastikan kedua sisi ini berjalan beriringan,” ujarnya.

📋 Syarat Penerima BSU 2025:

  • Warga Negara Indonesia

  • Terdaftar aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan

  • Penghasilan di bawah batas tertentu

  • Penyaluran dilakukan melalui Bank Himbara dan lembaga penyalur resmi

Baca Juga

Rajakomen.com

Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia

Sosial Media

Pembayaran

Pembayaran

Jaringan Kami

Rajamonitoring
Copyright © RajaKomen.com 2026 All Rights Reserved.
Advertiser order Instagram Komen 20
31 menit yang lalu.
Advertiser order Youtube Komen 100
8 menit yang lalu.
Advertiser order Play Store Review 100
9 menit yang lalu.
Advertiser order Youtube Komen 50
12 menit yang lalu.
Advertiser order Instagram Komen 50
22 menit yang lalu.
Advertiser order Instagram Komen 100
9 menit yang lalu.
Advertiser order Youtube Komen 50
24 menit yang lalu.
Advertiser order 1000 subscribers YT
52 menit yang lalu.
Advertiser order Play Store Review 500
37 menit yang lalu.
Advertiser order 1000 subscribers YT
18 menit yang lalu.
Advertiser order IG Live Komen 100
37 menit yang lalu.
Advertiser order Beli 100 View
29 menit yang lalu.
Advertiser order 50 kampanye posting
16 menit yang lalu.
Advertiser order Beli 50 View Youtube
29 menit yang lalu.
Advertiser order 50 Beli Komen Gmaps
4 menit yang lalu.
Advertiser order 100 Beli Komen Gmaps
43 menit yang lalu.
Advertiser order 100 kampanye posting
50 menit yang lalu.
Advertiser order Beli 100 View Youtube
20 menit yang lalu.
Advertiser order 50 Twitter Komen
40 menit yang lalu.
Advertiser order 50 Komen Youtube
35 menit yang lalu.
Advertiser order 200 Komen Detik
9 menit yang lalu.
Advertiser order Share TikTok 100
11 menit yang lalu.
Advertiser order Share Twitter 100
43 menit yang lalu.
Advertiser order Kampanye Posting di TikTok 200
57 menit yang lalu.
Advertiser order Kampanye Posting di Twitter 100
14 menit yang lalu.