
RajaKomen.com — Meski mengapresiasi penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU), Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati, mengingatkan bahwa kebijakan semacam BSU hanya bersifat sementara dan reaktif. Untuk jangka panjang, Indonesia membutuhkan sistem jaminan sosial yang kuat dan berpihak pada pekerja.
💬 “BSU memang membantu, tapi tidak bisa jadi andalan jangka panjang. Negara harus hadir dengan skema jaminan sosial yang menyeluruh agar pekerja tidak jatuh miskin saat krisis,” ujar Kurniasih.
🏥 Pentingnya Skema Jaminan Sosial Pekerja:
Memberikan perlindungan saat pemutusan hubungan kerja (PHK)
Menjamin layanan kesehatan dan pensiun
Menjamin keberlangsungan hidup saat menghadapi risiko ekonomi mendadak
Menyasar pekerja informal yang belum tercakup perlindungan negara
📣 PKS Dukung Revisi dan Penguatan UU Sistem Jaminan Sosial Nasional
Menurut Kurniasih, UU No. 40 Tahun 2004 perlu diperkuat dengan regulasi turunan dan pelaksanaan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pekerja zaman sekarang, terutama di sektor informal dan gig economy.
👷♀️ Fokus pada Pekerja Rentan dan Perempuan
Sebagai Ketua DPP PKS Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga, Kurniasih juga menyoroti kerentanan perempuan pekerja yang seringkali luput dari perlindungan jaminan sosial.
💬 “Perempuan pekerja rentan menghadapi guncangan ekonomi karena beban ganda dan akses terbatas pada skema perlindungan negara. Ini harus menjadi perhatian utama dalam reformasi sistem sosial kita,” jelasnya.
📌 Usulan Fraksi PKS:
Perluasan cakupan BPJS Ketenagakerjaan untuk sektor informal
Insentif iuran bagi UMKM dan pekerja mandiri
Reformasi manfaat agar lebih relevan dan adaptif
Integrasi sistem data agar perlindungan lebih cepat dan akurat
📊 “Kita tidak bisa terus-menerus tergantung pada bantuan insidental. Pekerja Indonesia butuh sistem sosial yang kuat, adil, dan tangguh dalam menghadapi krisis,” tutup Kurniasih.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi
LIVE