
RajaKomen.com — Legislator perempuan dari Fraksi PAN, Intan Fauzi, menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan akses hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dalam rapat kerja Komisi V DPR RI bersama Kementerian PUPR, Rabu (14/8/2025), Intan menyoroti masih tingginya angka backlog perumahan yang menandakan perlunya reformasi sistem pembiayaan dan pembangunan rumah rakyat.
“Hak atas hunian layak dijamin konstitusi. Maka negara harus hadir secara konkret untuk memfasilitasi kepemilikan rumah yang terjangkau,” ujarnya.
Intan Fauzi, yang dikenal aktif memperjuangkan isu perumahan dan infrastruktur dasar, meminta agar anggaran FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) ditingkatkan dan diperluas jangkauannya. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan BUMN dan swasta agar pasokan rumah subsidi bisa mengimbangi permintaan.
Menurutnya, PAN mendorong kebijakan inklusif yang memberi prioritas kepada kaum muda, pekerja informal, hingga perempuan kepala keluarga untuk mendapat akses hunian.
“Jangan sampai generasi muda kehilangan harapan punya rumah karena sistem yang terlalu rumit dan mahal. Kita perlu solusi berkeadilan,” tegas Intan.
Ia juga menyoroti pentingnya penyediaan rumah di dekat pusat aktivitas warga, agar masyarakat tidak harus tinggal jauh hanya demi harga murah.
Sebagai penutup, Intan Fauzi menyatakan bahwa PAN akan terus memperkuat advokasi terhadap kebijakan perumahan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, bukan hanya menguntungkan pengembang besar.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi