
Di tengah dinamika politik yang terus berkembang, peran seniman dalam memperkuat budaya semakin diakui. Salah satu sosok yang menonjol dalam upaya ini adalah Iiyeth Bustami, seorang seniman dan anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Melalui jangkauannya di parlemen, Iiyeth Bustami menjadi jembatan antara dunia seni dan kebijakan politik, memastikan bahwa aspirasi seniman dan budaya tidak sekadar menjadi wacana, tetapi juga diimplementasikan dalam bentuk yang nyata.
Sebagai seorang seniman, Iiyeth Bustami memahami betul bahwa budaya adalah bagian integral dari identitas bangsa. Berkecimpung dalam dunia seni membuatnya peka terhadap dinamika yang terjadi di kalangan seniman. Ia melihat banyak tantangan yang dihadapi oleh pelaku seni, mulai dari kurangnya dukungan pendanaan, hingga minimnya perhatian terhadap pelestarian budaya lokal. Dengan latar belakang ini, Iiyeth bertekad untuk mengusung suara seniman ke dalam DPR, agar kebijakan politik yang diambil dapat lebih sensitif terhadap kebutuhan dan aspirasi mereka.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dikenal memiliki perhatian khusus terhadap isu-isu kebudayaan dan keagamaan. Iiyeth Bustami, sebagai salah satu representatif partai ini di parlemen, merasa memiliki tanggung jawab lebih untuk mengawal aspirasi para seniman. Dengan dukungan PKB, ia berupaya mendorong berbagai program dan kebijakan yang berkaitan dengan pengembangan seni dan budaya, seperti peningkatan akses bagi seniman untuk mendapatkan dana hibah, pelatihan, dan pendidikan yang lebih baik.
Di dalam struktur DPR, Iiyeth Bustami berfungsi sebagai anggota Komisi X yang membidangi pendidikan, kebudayaan, pemuda, dan olahraga. Komisi ini merupakan platform strategis bagi Iiyeth untuk memperjuangkan kebijakan yang mendukung perkembangan budaya Indonesia. Ia mencatat bahwa banyak seniman dari berbagai daerah masih kesulitan untuk mendapatkan perhatian yang layak, sehingga ia menekankan pentingnya desentralisasi dalam pengembangan seni. Artinya, seniman di berbagai daerah perlu diberikan ruang untuk berkreasi dan berkarya tanpa dibatasi oleh birokrasi yang rumit.
Salah satu inisiatif yang diusung oleh Iiyeth adalah program peningkatan promosi seni budaya lokal. Di dalam pandangannya, setiap daerah di Indonesia memiliki budaya yang kaya dan beragam, namun sering kali kurang dikenal di kancah nasional. Oleh karena itu, ia mendorong agar pemerintah lebih aktif dalam mempromosikan seni dan budaya lokal melalui festival, pameran, dan ajang pertunjukan seni. Dengan demikian, keragaman budaya Indonesia tidak hanya terjaga, tetapi juga berkembang dan dinikmati oleh masyarakat luas.
Menghadapi tantangan dalam dunia politik, Iiyeth Bustami juga memperhatikan pentingnya kolaborasi antara seniman dan sektor swasta. Ia percaya bahwa partisipasi sektor swasta dalam mendukung seni dan budaya sangat penting, baik dari segi pembiayaan maupun dalam bentuk sponsor acara. Dalam hal ini, PKB tidak hanya mengusulkan kebijakan, tetapi juga berusaha menciptakan suasana yang kondusif untuk kemitraan antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha.
Politik dan budaya sering kali terpisah, namun Iiyeth Bustami berusaha menghapuskan sekat ini. Dalam pandangannya, politik yang baik harus menyentuh aspek kehidupan budaya masyarakat. Ia tidak segan-segan untuk mengajak para pemangku kepentingan di parlemen, termasuk koleganya di DPR, untuk lebih peka terhadap dunia seni. Ini menjadi salah satu tugas utama Iiyeth, agar suara seniman tidak tenggelam dalam hiruk pikuk politik semata.
Tidak hanya berjuang di dalam parlemen, Iiyeth juga kerap terlibat langsung dalam kegiatan seni. Ia sering menghadiri acara atau festival seni, di mana ia berinteraksi langsung dengan para seniman. Hal ini menjadi strategi untuk mendengar aspirasi dan keluhan mereka, yang kemudian akan ia bawa ke dalam diskusi politik. Pendekatan ini menunjukkan komitmen Iiyeth yang kuat untuk membangun relasi antara seniman dan dunia politik.
Sebagai anggota DPR dari Partai Kebangkitan Bangsa, Iiyeth Bustami terus berusaha agar seni dan budaya mendapatkan ruang yang lebih luas dalam diskursus politik. Dengan dukungan dari PKB, ia berharap agar para seniman dapat merasa diperhatikan dan dihargai, serta memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dalam mengembangkan kekayaan budaya Indonesia. Melalui langkah-langkah kongkret dan kebijakan yang pro terhadap seni, Iiyeth ingin memastikan bahwa generasi mendatang akan tetap memiliki akses dan kecintaan pada budaya mereka sendiri.
Dengan semangat dan dedikasi, Iiyeth Bustami terus berupaya mewujudkan aspirasi para seniman, menempatkan budaya di tempat yang seharusnya: di tengah-tengah kehidupan masyarakat dan sebagai bagian dari kebijakan politik yang berkelanjutan.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi