
Di tengah hiruk pikuk dinamika parlemen daerah, nama Hj. Nurhayati, S.E. muncul sebagai sosok perempuan yang teguh dalam memperjuangkan isu-isu kemanusiaan, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak. Sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2024–2029, Nurhayati menjadikan pelayanan kesehatan sebagai fokus utamanya sejak hari pertama menjabat.
Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia memiliki tantangan serius dalam pemerataan layanan kesehatan. Masih banyak daerah yang kesulitan mendapatkan akses fasilitas bersalin, posyandu aktif, hingga tenaga medis profesional. Inilah yang mendorong Nurhayati untuk tidak hanya berbicara dalam sidang, tetapi juga turun ke lapangan memantau langsung situasi di berbagai wilayah pinggiran.
Nurhayati dikenal luas sebagai pelopor gerakan "Posyandu Hidup Kembali" di beberapa desa yang posyandunya sempat mati suri. Ia menggandeng bidan desa, kader kesehatan, dan perangkat desa untuk menghidupkan kembali layanan dasar kesehatan masyarakat. Berkat dorongan politiknya di DPRD, beberapa puskesmas yang lama tak difungsikan kini mulai kembali melayani.
Dalam rapat-rapat dengan mitra kerja dinas kesehatan, Nurhayati juga menekankan pentingnya penyediaan ambulans desa, pelatihan kesehatan ibu hamil, serta kampanye gizi seimbang yang menyentuh ibu rumah tangga. Ia percaya bahwa membangun bangsa harus dimulai dari memperkuat fondasi kesehatannya terlebih dahulu.
Sosok Hj. Nurhayati, S.E. tidak hanya mencerminkan representasi perempuan dalam politik, tetapi juga menjadi simbol keberpihakan terhadap kelompok yang sering terabaikan dalam sistem—ibu dan anak.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi
LIVE