
RajaKomen.com — Dalam upaya meningkatkan daya saing generasi muda desa, Partai Golongan Karya (Golkar) mengusulkan program perluasan dan penguatan Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai pusat pelatihan keterampilan kerja bagi pemuda desa.
Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Nurul Arifin, mengatakan bahwa desa-desa di Indonesia memiliki potensi sumber daya manusia yang besar, namun belum ditopang oleh fasilitas pelatihan yang memadai.
“Banyak anak muda desa yang punya semangat kerja tinggi, tapi belum memiliki akses pelatihan keterampilan yang sesuai kebutuhan pasar kerja. BLK Desa bisa menjadi jawaban,” ungkap Nurul dalam rapat kerja bersama Kementerian Ketenagakerjaan, Senin (24/06/2025).
Menurutnya, keberadaan BLK di tingkat desa akan mempercepat proses vokasi, terutama dalam bidang pertanian modern, digitalisasi UMKM, teknik bangunan, otomotif, serta industri kreatif lokal.
Golkar menilai bahwa program pelatihan kerja harus menjadi prioritas pemerintah untuk menekan angka pengangguran usia produktif di wilayah perdesaan.
“Kalau kita mau bicara bonus demografi, maka SDM-nya harus disiapkan sejak sekarang. Jangan sampai anak-anak muda desa hanya jadi penonton pembangunan,” tegas Nurul.
Selain memperluas jangkauan, Nurul juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor antara BLK, pemerintah desa, dunia industri, dan perguruan tinggi vokasi.
“Golkar siap mendorong alokasi anggaran dan regulasi pendukung agar program ini berkelanjutan dan disesuaikan dengan kebutuhan lokal masing-masing daerah,” imbuhnya.
Ia berharap dengan optimalisasi BLK Desa, para pemuda tidak lagi harus urbanisasi ke kota besar untuk mencari pekerjaan, melainkan bisa membuka usaha sendiri dan menciptakan lapangan kerja di desanya sendiri.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi