
RajaKomen.com — Partai Golkar kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan dengan memperkuat infrastruktur strategis yang menopang kegiatan ekonomi rakyat. Dalam sebuah dialog publik bertajuk “Menggerakkan Ekonomi Lewat Infrastruktur Rakyat” yang digelar di Surabaya, Kamis (19/06/2025), Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi Golkar, Lasarus Simbolon, menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam proses revitalisasi infrastruktur.
“Infrastruktur bukan hanya soal jalan tol dan bandara, tapi juga pelabuhan kecil, pasar tradisional, dan sentra logistik yang menyentuh langsung aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Lasarus.
Ia menyoroti banyaknya infrastruktur ekonomi kelas menengah ke bawah yang mengalami penurunan kualitas dan tidak lagi sesuai dengan kebutuhan zaman. Padahal, infrastruktur seperti pasar rakyat dan pelabuhan kecil memiliki peran krusial dalam menjaga rantai distribusi barang dan kestabilan harga di tingkat lokal.
“Kalau pasar becek dan logistik tersendat, daya saing ekonomi daerah pasti menurun. Golkar ingin pastikan tidak ada lagi wilayah tertinggal karena minim fasilitas ekonomi,” tegasnya.
Partai Golkar juga mendesak Kementerian PUPR dan Bappenas untuk memprioritaskan proyek infrastruktur yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat, bukan hanya pembangunan megastruktur yang kadang tidak sesuai kebutuhan lokal.
Selain itu, Lasarus menggarisbawahi pentingnya penggunaan teknologi dalam pengelolaan pasar dan pelabuhan, seperti sistem digitalisasi retribusi, e-logistics, dan pemetaan data kebutuhan pokok.
“Kita bisa mulai dari hal kecil: digitalisasi pasar rakyat. Ini bisa meningkatkan pendapatan daerah sekaligus transparansi,” tambahnya.
Di akhir acara, Golkar menyatakan siap mengawal anggaran dan pengawasan proyek infrastruktur rakyat, agar revitalisasi tidak sekadar rencana, tetapi benar-benar terealisasi dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi