Golkar Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan Vokasi untuk Dukung Daya Saing Tenaga Kerja Muda

Blog » Golkar Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan Vokasi untuk Dukung Daya Saing Tenaga Kerja Muda
Golkar Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan Vokasi untuk Dukung Daya Saing Tenaga Kerja Muda

RajaKomen.com — Fraksi Partai Golkar terus menyuarakan pentingnya transformasi pendidikan vokasi sebagai solusi strategis untuk mengatasi pengangguran, khususnya di kalangan generasi muda. Dalam rapat kerja Komisi X DPR RI bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Rabu (26/6/2025), Golkar menekankan bahwa sistem pendidikan vokasi harus diselaraskan dengan perkembangan dunia industri agar lulusan siap kerja dan memiliki daya saing tinggi.

Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Golkar, Ferdiansyah, menyatakan bahwa angka pengangguran terbuka masih tinggi di kalangan lulusan sekolah menengah, terutama SMK, yang seharusnya dirancang untuk langsung masuk dunia kerja.

“Pendidikan vokasi jangan hanya jadi formalitas. Kita butuh sistem yang ‘link and match’ dengan industri, bukan hanya mengeluarkan ijazah tanpa keahlian,” tegas Ferdiansyah.

Golkar mendorong peningkatan kualitas kurikulum, sarana praktik, dan pelatihan berbasis kebutuhan pasar kerja. Menurutnya, SMK dan politeknik harus diperkuat dari sisi peralatan, guru produktif, serta kolaborasi nyata dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Fraksi Golkar juga meminta adanya insentif bagi perusahaan yang mau terlibat dalam program magang, mentoring, atau pembukaan kelas industri di sekolah vokasi. Ini dinilai sebagai solusi untuk mempercepat adaptasi siswa terhadap dinamika pekerjaan nyata.

Selain itu, Golkar menyoroti pentingnya pelatihan vokasi jangka pendek bagi lulusan SMA non-vokasi dan generasi muda putus sekolah, agar mereka tetap memiliki peluang kerja melalui keahlian yang bersertifikat.

“Kita tidak bisa biarkan tenaga kerja muda jadi pengangguran hanya karena sistem belum siap. Pendidikan vokasi harus jadi prioritas utama pembangunan SDM nasional,” tambahnya.

Ferdiansyah juga menekankan agar pemerintah daerah turut aktif membangun sekolah vokasi unggulan yang sesuai potensi wilayah, seperti SMK pertanian di daerah agraris, atau sekolah teknik maritim di wilayah pesisir.

Sebagai penutup, Golkar menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan pendidikan vokasi melalui penganggaran dan legislasi, demi mencetak tenaga kerja muda Indonesia yang siap bersaing di era global.

Baca Juga

Rajakomen.com

Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia

Sosial Media

Pembayaran

Pembayaran

Jaringan Kami

Rajamonitoring
Copyright © RajaKomen.com 2026 All Rights Reserved.
Advertiser order Instagram Komen 20
27 menit yang lalu.
Advertiser order Youtube Komen 100
13 menit yang lalu.
Advertiser order Play Store Review 100
31 menit yang lalu.
Advertiser order Youtube Komen 50
20 menit yang lalu.
Advertiser order Instagram Komen 50
36 menit yang lalu.
Advertiser order Instagram Komen 100
27 menit yang lalu.
Advertiser order Youtube Komen 50
23 menit yang lalu.
Advertiser order 1000 subscribers YT
5 menit yang lalu.
Advertiser order Play Store Review 500
25 menit yang lalu.
Advertiser order 1000 subscribers YT
50 menit yang lalu.
Advertiser order IG Live Komen 100
14 menit yang lalu.
Advertiser order Beli 100 View
37 menit yang lalu.
Advertiser order 50 kampanye posting
7 menit yang lalu.
Advertiser order Beli 50 View Youtube
44 menit yang lalu.
Advertiser order 50 Beli Komen Gmaps
31 menit yang lalu.
Advertiser order 100 Beli Komen Gmaps
10 menit yang lalu.
Advertiser order 100 kampanye posting
58 menit yang lalu.
Advertiser order Beli 100 View Youtube
3 menit yang lalu.
Advertiser order 50 Twitter Komen
24 menit yang lalu.
Advertiser order 50 Komen Youtube
57 menit yang lalu.
Advertiser order 200 Komen Detik
12 menit yang lalu.
Advertiser order Share TikTok 100
28 menit yang lalu.
Advertiser order Share Twitter 100
19 menit yang lalu.
Advertiser order Kampanye Posting di TikTok 200
20 menit yang lalu.
Advertiser order Kampanye Posting di Twitter 100
13 menit yang lalu.