
RajaKomen.com — UMKM adalah tulang punggung ekonomi nasional. Lebih dari 60% tenaga kerja Indonesia terserap di sektor ini. Namun sayangnya, pelaku UMKM kerap terbebani regulasi dan pajak yang belum sepenuhnya berpihak pada kondisi riil mereka. Partai Golkar menilai sudah saatnya pemerintah memberikan insentif lebih besar kepada sektor ini.
Sebagai partai yang mengusung semangat pembangunan ekonomi kerakyatan, Golkar mendorong adanya reformasi pajak bagi UMKM, termasuk penghapusan denda keterlambatan, tarif pajak final yang lebih rendah, serta akses lebih mudah terhadap pembiayaan dan pelatihan.
💸 Usulan Konkret Golkar untuk UMKM:
Penurunan tarif pajak final UMKM dari 0,5% menjadi 0,25%
Bebas pajak untuk UMKM omzet di bawah Rp100 juta per tahun
Subsidi bunga pinjaman produktif melalui KUR Mikro
Insentif bagi UMKM yang menyerap tenaga kerja dan bermitra dengan koperasi
Program pendampingan akuntansi dan pemasaran digital
💬 “Jangan sampai pengusaha kecil yang baru bangkit malah terbebani pungutan. Golkar ingin UMKM tumbuh dulu, baru dikenakan kewajiban secara proporsional,” ujar legislator Golkar dari Komisi XI.
📈 Dari Bertahan ke Tumbuh
Golkar melihat banyak UMKM yang selama ini hanya bisa bertahan. Dengan keringanan pajak dan kemudahan akses pasar, mereka bisa naik kelas dan membuka cabang, bahkan ekspor.
📊 Ekonomi Rakyat Bangkit, Penerimaan Negara Tetap Stabil
Golkar meyakini bahwa insentif tidak akan mengurangi penerimaan negara secara drastis. Justru jika UMKM tumbuh, basis pajak akan melebar dan pendapatan negara meningkat secara alami.
🛍️ UMKM Kuat, Indonesia Maju
Langkah ini sejalan dengan visi ekonomi inklusif Golkar: keberpihakan kepada rakyat kecil yang produktif dan membuka lapangan kerja.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi