
RajaKomen.com — Ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan pangan utama seperti beras, gandum, dan kedelai masih menjadi perhatian serius. Firman Soebagyo, anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Golkar, menyuarakan pentingnya kemandirian pangan nasional sebagai prioritas strategis agar Indonesia tidak terguncang oleh fluktuasi harga dan krisis global.
Menurutnya, selama Indonesia masih terlalu bergantung pada impor, maka rakyat selalu menjadi korban saat terjadi gejolak pasokan dan harga di pasar internasional.
🌾 Poin Penting Golkar untuk Kemandirian Pangan:
Revitalisasi lahan pertanian produktif
Subsidi pupuk yang tepat sasaran dan transparan
Dukungan penuh terhadap petani lokal melalui teknologi dan akses modal
Peningkatan riset pertanian dan varietas unggul
Efisiensi logistik pangan dari desa ke kota
💬 “Bangsa sebesar Indonesia harus bisa memberi makan rakyatnya sendiri. Kita punya lahan, tenaga kerja, dan teknologi. Tinggal kemauan politik yang harus diperkuat,” tegas Firman.
🚫 Stop Ketergantungan Impor Jika Bisa Produksi Sendiri
Firman mengkritik kebijakan impor yang sering dilakukan secara tergesa-gesa, terutama saat panen raya. Menurutnya, hal ini justru membunuh harga jual petani dalam negeri.
🌱 Swasembada Harus Jadi Target Bersama
Golkar terus mendorong agar pemerintah menyusun roadmap jangka panjang untuk swasembada pangan secara bertahap dan realistis.
🤝 Kolaborasi Pemerintah Pusat, Daerah, dan Petani
Firman juga menekankan pentingnya koordinasi antara kementerian, pemda, BUMN pangan, dan kelompok tani agar semua program bisa tepat sasaran dan tidak tumpang tindih.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi
LIVE