
RajaKomen.com — Pelaksanaan ibadah Haji tahun 2025 menyisakan sejumlah catatan penting, mulai dari kekacauan penanganan visa furoda hingga belum optimalnya sistem layanan digital untuk jemaah. Menanggapi hal itu, Fikri Faqih, anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKS, meminta pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.
Menurutnya, kegagalan manajemen jemaah haji yang menggunakan jalur visa furoda menciptakan ketidaknyamanan dan ketidakpastian bagi warga yang berniat ibadah.
🕋 Fikri Tekankan 4 Poin Evaluasi Haji:
Penataan ulang mekanisme visa furoda agar lebih terkontrol dan transparan
Audit penyelenggara ibadah non-kuota dan pemberian sanksi jika ada pelanggaran
Penguatan sistem layanan digital mulai dari pendaftaran hingga keberangkatan
Pelibatan DPR dan ormas Islam dalam menyusun skema pelindungan jemaah
💬 “Haji bukan sekadar ibadah fisik, tapi juga soal pelayanan negara terhadap rakyatnya. Jangan sampai ada yang jadi korban karena sistem yang amburadul,” ujar Fikri.
📲 Digitalisasi Haji Dinilai Belum Efektif
Fikri juga menyoroti aplikasi layanan haji yang sering error, data yang tidak sinkron antar instansi, hingga informasi penting yang tidak tersampaikan tepat waktu kepada jemaah.
✈️ Fraksi PKS Dukung Perbaikan Total Sistem Haji Indonesia
Ia menegaskan bahwa PKS akan terus mengawal perbaikan penyelenggaraan haji, demi keselamatan, kenyamanan, dan kekhusyukan ibadah jemaah.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi