
RajaKomen.com — Wacana penerapan Kurikulum Merdeka sebagai arah baru pendidikan nasional terus menuai diskusi. Salah satu yang memberikan tanggapan konstruktif adalah Ferdiansyah, anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, yang menyatakan bahwa kurikulum tersebut layak diterapkan jika mampu menjawab kebutuhan belajar tanpa menambah beban guru dan peserta didik.
Menurutnya, meskipun Kurikulum Merdeka memberi ruang kreativitas lebih luas, tantangan implementasi di lapangan masih besar, terutama dalam hal kesiapan tenaga pendidik dan fasilitas pendukung.
📘 Poin Dukungan Golkar terhadap Kurikulum Merdeka:
Mendorong proses belajar berbasis minat dan bakat siswa
Memberi fleksibilitas pada sekolah dalam pengelolaan kurikulum
Mengurangi tekanan akademik yang kaku
Membuka ruang inovasi di kelas
Menjadikan pendidikan lebih relevan dengan zaman
💬 “Kurikulum Merdeka harus merdeka juga dari kebingungan guru dan siswa. Jangan sampai niatnya baik, tapi pelaksanaannya justru memberatkan,” ujar Ferdiansyah.
🧑🏫 Pelatihan Guru Jadi Kunci Sukses Implementasi
Golkar mendesak agar pelatihan intensif dan berkelanjutan diberikan kepada para guru, agar mereka siap mengadopsi pendekatan pembelajaran yang baru dan tidak merasa dibebani.
🎒 Infrastruktur dan Sumber Belajar Harus Diperkuat
Ferdiansyah juga mengingatkan agar kurikulum tidak menjadi beban tambahan jika infrastruktur dasar, terutama di daerah tertinggal, masih tertinggal jauh.
🏫 Evaluasi dan Masukan dari Sekolah Diperlukan Secara Berkala
Ia mendorong Kemdikbudristek membuka ruang dialog dengan sekolah-sekolah dari berbagai daerah agar kebijakan yang diterapkan benar-benar sesuai kebutuhan riil di lapangan.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi