
RajaKomen.com | Jika ada satu elemen yang paling dikenali dari Adidas selain namanya, itu adalah logo tiga garis ikonik. Simbol sederhana namun kuat ini telah menemani perjalanan brand asal Jerman ini selama puluhan tahun, menjadi identitas yang tak lekang oleh waktu. Namun, di balik kesederhanaannya, ada beberapa fakta unik seputar logo tiga garis ikonik Adidas yang mungkin belum banyak diketahui.
Bukan Desain Awal: Logo tiga garis bukanlah logo pertama Adidas. Awalnya, Adidas menggunakan desain sepatu dengan tiga garis yang berfungsi sebagai penguat struktural pada bagian samping sepatu. Logo ini pertama kali muncul pada sepatu sepak bola tahun 1949.
Terinspirasi dari Solusi Fungsional: Tiga garis tersebut awalnya bukan murni elemen desain, melainkan merupakan bagian dari inovasi fungsional untuk memberikan support dan stabilitas pada sepatu. Fungsi ini kemudian berkembang menjadi identitas visual.
Dibeli dari Perusahaan Lain: Adi Dassler, pendiri Adidas, membeli hak penggunaan "tiga garis" dari perusahaan sportswear Finlandia bernama Karhu pada tahun 1950-an dengan harga yang mengejutkan: dua botol wiski dan sekitar €1.600 pada nilai mata uang saat itu.
Bentuk Logo Berevolusi: Meskipun tiga garis adalah elemen konstan, bentuk logo Adidas telah berevolusi. Ada logo trefoil (daun semanggi tiga) yang melambangkan keragaman produk dan pasar global (diperkenalkan 1972, kini untuk Adidas Originals), dan logo "tiga batang" (three bars atau mountain) yang melambangkan tantangan dan tujuan (diperkenalkan 1990-an, kini untuk performance).
Simbol Kualitas dan Autentisitas: Hingga kini, tiga garis tetap menjadi simbol kualitas, autentisitas, dan warisan olahraga Adidas. Keberadaannya pada produk-produk Adidas menjadi penanda merek yang diakui secara global.
Logo tiga garis bukan hanya sekadar identitas visual, tetapi juga cerminan dari sejarah inovasi dan adaptasi Adidas yang terus menerus.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi