
RajaKomen.com — Dunia kebijakan publik tidak boleh didominasi satu suara. Harus ada keberagaman perspektif, termasuk dari kalangan perempuan. Hal ini ditegaskan oleh Christina Aryani, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, yang menyerukan pentingnya keterlibatan aktif perempuan dalam proses pengambilan keputusan di berbagai tingkatan pemerintahan.
Menurut Christina, saat perempuan berperan dalam merancang kebijakan, maka keputusan yang lahir akan lebih memahami kebutuhan kelompok rentan, seperti ibu rumah tangga, anak-anak, dan lansia.
👩⚖️ Golkar Dorong Penguatan Peran Perempuan Lewat:
Peningkatan representasi perempuan di DPR dan DPRD
Pelatihan kepemimpinan perempuan di daerah
Keterlibatan perempuan dalam musrenbang desa hingga nasional
Jaminan kesetaraan kesempatan politik dan ekonomi
Dukungan terhadap organisasi perempuan akar rumput
💬 “Perempuan bukan pelengkap di ruang publik. Mereka agen perubahan yang nyata, apalagi jika diberi akses dan kepercayaan,” kata Christina Aryani.
📊 Fakta: Representasi Perempuan Masih Rendah di Level Kebijakan
Meskipun jumlah perempuan di parlemen meningkat, jumlah mereka di posisi strategis dan lembaga eksekutif masih minim.
👥 Golkar Dorong Afirmasi Perempuan di Pilkada dan Jabatan Struktural
Christina mendukung langkah affirmative action (tindakan khusus sementara) agar perempuan tidak sekadar maju, tapi juga menang dan berpengaruh.
📚 Pentingnya Edukasi Politik dan Advokasi untuk Kaum Perempuan
Christina mengingatkan bahwa gerakan ini harus dibarengi dengan pendidikan politik agar perempuan tidak dimanfaatkan hanya sebagai simbol.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi