
RajaKomen.com — Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Charles Honoris, menegaskan bahwa Indonesia harus belajar dari pandemi COVID-19 dengan membangun sistem ketahanan kesehatan nasional yang lebih tangguh, responsif, dan inklusif. Dalam forum kebijakan publik di Jakarta, Charles menyampaikan bahwa upaya penguatan sistem kesehatan harus menjadi prioritas nasional dan tidak boleh berhenti ketika wabah berakhir.
“Kita tidak boleh puas dengan kondisi normal yang lama. Harus ada pembenahan menyeluruh — dari distribusi dokter, fasilitas kesehatan, hingga ketersediaan alat medis lokal,” ujar Charles, Kamis (20/6/2025).
Charles menekankan pentingnya investasi di sektor kesehatan, termasuk dalam riset, pengembangan vaksin dalam negeri, serta penguatan industri farmasi nasional. Menurutnya, ketergantungan pada impor saat krisis akan menjadi kerentanan besar jika tidak segera dibenahi.
Sebagai anggota DPR yang fokus pada isu kesehatan dan ketenagakerjaan, Charles mendorong kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan pelayanan kesehatan primer bisa dijangkau hingga pelosok. Ia juga mengusulkan insentif tambahan bagi tenaga kesehatan yang bekerja di daerah terpencil.
“Ketahanan kesehatan bukan hanya soal rumah sakit besar di kota. Ini soal puskesmas yang hidup, tenaga medis yang cukup, dan masyarakat yang paham hidup sehat,” jelasnya.
Charles juga menyoroti pentingnya edukasi publik dan literasi kesehatan, termasuk mencegah penyebaran hoaks medis yang kerap menyebar di masa krisis. PDI Perjuangan, lanjutnya, terus mendorong legislasi dan pengawasan agar setiap warga negara mendapatkan layanan kesehatan yang adil dan berkualitas.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi